Keributan sempat terjadi di kawasan Benda, Kota Tangerang, Banten. Keributan itu dipicu warga yang merasa terusik suara keras musik dangdut yang diputar dari tempat karantina monyet.
Momen keributan warga dengan pihak karantina monyet sempat viral di media sosial (medsos). Dalam video terlihat mereka sempat saling protes menyampaikan keberatan.
Pihak Polsek Benda mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami keributan yang terjadi. Kepolisian meminta keterangan dari para saksi yang melihat atau mengetahui peristiwa itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kanit Reskrim Polsek Benda Iptu Zaenal Arifin berikut anggota melaksanakan pengecekan laporan warga terkait terjadinya keributan," kata Kapolsek Benda AKP Sriyono saat dimintai konfirmasi, Senin (6/7/2026).
Keributan itu terjadi di sekitar Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, pada Minggu (5/7) malam. Kejadian itu bermula dari warga yang terganggu suara musik yang diputar dengan volume keras.
Berdasarkan hasil pengecekan TKP, pihak karantina monyet menjelaskan saat itu sedang ada acara perayaan ulang tahun (ultah) sehingga musik diputar dengan suara keras. Warga menegur karena suara bising itu masih terjadi hingga malam hari.
"Kebisingan acara karena merayakan ultah dan hiburan musik terlalu kencang dan jam larut malam di karantina monyet buntut panjang, sehingga warga menegurnya," ujarnya.
Polisi mengatakan persoalan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak menyatakan sudah tak ada kesalahpahaman.
"Permasalahan sampai saat ini sudah selesai secara damai dan musyawarah. Kedua belah pihak antara pemilik karantina dan karyawannya dengan bapak RW dan warga saling memaafkan dan tidak menuntut apa pun," pungkasnya.
Lihat juga Video 'Momen Damkar Evakuasi Monyet Liar yang Naik Mimbar Masjid di Jaktim':











































