Dubes RI di Teheran Jadi Perwakilan RI Hadiri Penghormatan Terakhir Khamenei

Dubes RI di Teheran Jadi Perwakilan RI Hadiri Penghormatan Terakhir Khamenei

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2026 17:28 WIB
The coffins of Irans late Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei and his family members are displayed on the day international delegates participate in a farewell ceremony for Khamenei, who was killed on February 28 during Israeli and U.S. airstrikes
Iran memulai prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei (Foto: REUTERS/Mohammed Salem)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkap pemerintah Indonesia turut diundang dalam rangkaian prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Pemerintah menyampaikan apresiasi atas undangan tersebut.

"Pemerintah RI menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas undangan Pemerintah Iran untuk hadir dalam rangkaian acara penghormatan kepada Almarhum Ayatullah Khamenei," kata juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026).

Dalam hal ini, Pemerintah mengutus Duta Besar RI di Teheran Rolliansyah Soemirat sebagai perwakilan yang hadir dalam undangan tersebut. Iran pun menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah yang menunjuk Dubes RI di Tehran untuk mewakili Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada 2 Juli 2026, pihak Iran menyampaikan kepada seluruh perwakilan diplomatik yang ada di Iran bahwa acara penghormatan resmi akan dihadiri pejabat tinggi dari pemerintah pusat. Pihak Iran sampaikan apresiasi terhadap keputusan Pemerintah RI yang secara resmi menunjuk Dubes RI di Teheran untuk mewakili Indonesia," ujar Yvonne.

Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Iran, rangkaian acara penghormatan terhadap Khamenei berlangsung sejak 3 hingga 9 Juli di berbagai kota di Iran dan Irak. Dubes Rolliansyah Soemirat telah hadir pada 4 Juli waktu setempat di acara penghormatan dan doa bersama di Grand Mosalla, Teheran.

"Sebagai informasi, pada 4 Juli pagi waktu Teheran, Dubes RI telah hadir dalam acara penghormatan dan doa bersama bagi jenazah almarhum yang disemayamkan di Grand Mosalla, Teheran," lanjut Yvonne.

Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (4/7/2026), ribuan pelayat yang membawa spanduk merah, simbol yang terkait dengan seruan balas dendam, berkumpul di halaman Grand Mosalla di Teheran, ibu kota Iran, menjelang kedatangan peti mati Khamenei. Mereka meneriakkan "matilah Amerika" dan "balas dendam, balas dendam", menurut laporan jurnalis AFP di lokasi tersebut.

Para polisi antihuru-hara berjaga di sekitar lokasi, sementara kerumunan pelayat berkumpul. Jenazah Khamenei akan disemayamkan siang dan malam hingga Senin mendatang di dalam kompleks Grand Mosalla, yang dibuka untuk umum pada hari Sabtu pukul 6 pagi waktu setempat (02.30 GMT).

Tonton juga video "Tangis Warga Iran Hadiri Upacara Penghormatan Terakhir Ali Khamenei"

(eva/idh)


Berita Terkait