Dibawa ke Museum, Mbah Hadi Bagikan Daftar "Hari Sial"

Dibawa ke Museum, Mbah Hadi Bagikan Daftar "Hari Sial"

- detikNews
Rabu, 21 Nov 2007 18:39 WIB
Solo - Profesi sebagai ahli pawukon (ilmu perhitungan hari menurut Jawa) sudah mendarah daging pada Mbah Hadi alias KRH Darmodipuro. Kepala Museum Radya Pustaka Solo tersebut meski sudah dijadikan tersangka dalam kasus pencurian 5 arca bersejarah ini masih saja menyempatkan diri membagi-bagikan daftar hari-hari yang dinilai jelek dalam hitungan Jawa.

Hal itu dilakukan Mbah Hadi saat dibawa ke museum, Rabu(21/11) siang oleh polisi. Mbah Hadi yang saat itu mengenakan seragam tahanan Poltabes Solo berwarna biru laut, bercelana pendek abu-abu dan memakai sandal dibawa ke museum untuk memastikan kondisi museum sebelum polisi melakukan penyegelan.

Sesaat sebelum meninggalkan museum, Mbah Hadi masuk keruang kerjanya dan mengambil setumpuk kertas yang berisi fotokopian daftar pawukon. Daftar itu lantas dibagi-bagikannya kepada para polisi yang mengawalnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tanggal-tanggal yang perlu diwaspadai di tahun 2007," ujar Mbah Hadi singkat.

Biasanya daftar itu ia bagikan kepada orang-orang yang datang ke museum untuk berkonsultasi kepadanya.

Setelah memastikan kondisi museum, petugas unit Olah TKP Poltabes Solo lantas menyegel museum. Penyegelan dilakukan dengan memasang police line di sekeliling pagar museum dan mengganti gembok gerbang utama museum.

Kasatreskrim Poltabes Solo AKP Syarif Rahman saat ditemui di sela-sela penyegelan menyatakan bahwa tindakan ini dilakukan untuk memudahkan penyidikan.

"Karena dalam waktu dekat kita akan menggelar rekonstruksi. Jadi kondisi museum harus diusahakan tidak berubah sedikitpun," katanya.
(djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads