Greenpeace Datang, Pelabuhan Tanjung Priok Kalang Kabut

Greenpeace Datang, Pelabuhan Tanjung Priok Kalang Kabut

- detikNews
Rabu, 21 Nov 2007 18:13 WIB
Jakarta - Rencana kedatangan kapal aktivis lingkungan Greenpeace di Pelabuhan Tanjung Priok membuat kalang kabut semua pengamanan pelabuhan. Kapal Rainbow Warriors diagendakan merapat di terminal II JICT Tanjung Priok 22 November sore.

Pihak pelabuhan tidak ingin kejadian di Dumai terulang. Berbagai pengamanan pun disiapkan untuk menyambut aktivis lingkungan itu.

"Besok akan kita rapatkan. Agenda mereka belum juga kita terima. Tapi, patokannya ISPS Code. Kalau keluar dari ketentuan itu, kita ambil tindakan," kata Kahumas Pelindo II, Hambar Wijadi saat ditemui dikantornya, Jl Pelabuhan, Tanjung Priok, Rabu (21/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengamanan khusus yang disiapkan antara lain dari Kesatuan Polisi Pengamanan Pelabuhan (KP3), Port Security and Facility Service, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), Pelindo II dan Administrasi Pelabuhan (Adpel) Tanjung Priok.

Kapal Greenpeace akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok hingga 27 November. Selanjutnya, kapal itu akan bertolak ke Bali.

Beberapa waktu lalu Greenpeace membuat kaget berbagai kalangan dengan aksi mereka di Dumai. Dengan tiba-tiba, Greenpeace menyegel satu kapal tanker CPO dan membentangkan spanduk ukuran raksasa.

Sementara itu, pihak Greenpeace yang dihubungi menyatakan tidak akan memberi kejutan. Rencana kedatangan kapal tersebut hanya bagian dari kampanye lingkungan dan pemanasan global.

"Memberikan public awareness. Tentang kerusakan lingkungan di Indonesia. Nggak ada yang lain," tegas Nurhidayati, Project Campaign Greenpeace Indonesia. (Ari/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads