Pihak pelabuhan tidak ingin kejadian di Dumai terulang. Berbagai pengamanan pun disiapkan untuk menyambut aktivis lingkungan itu.
"Besok akan kita rapatkan. Agenda mereka belum juga kita terima. Tapi, patokannya ISPS Code. Kalau keluar dari ketentuan itu, kita ambil tindakan," kata Kahumas Pelindo II, Hambar Wijadi saat ditemui dikantornya, Jl Pelabuhan, Tanjung Priok, Rabu (21/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal Greenpeace akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok hingga 27 November. Selanjutnya, kapal itu akan bertolak ke Bali.
Beberapa waktu lalu Greenpeace membuat kaget berbagai kalangan dengan aksi mereka di Dumai. Dengan tiba-tiba, Greenpeace menyegel satu kapal tanker CPO dan membentangkan spanduk ukuran raksasa.
Sementara itu, pihak Greenpeace yang dihubungi menyatakan tidak akan memberi kejutan. Rencana kedatangan kapal tersebut hanya bagian dari kampanye lingkungan dan pemanasan global.
"Memberikan public awareness. Tentang kerusakan lingkungan di Indonesia. Nggak ada yang lain," tegas Nurhidayati, Project Campaign Greenpeace Indonesia. (Ari/ken)











































