Prabowo dan Presiden Belarus Akan Luncurkan Roadmap Bilateral 2026-2030

Prabowo dan Presiden Belarus Akan Luncurkan Roadmap Bilateral 2026-2030

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 02 Jul 2026 12:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Foto: Eva Safitri/detikcom
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap sejumlah hal akan dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka. Salah satunya peluncuran peta jalan kerja sama bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030.

Sugiono mengatakan kunjungan Lukashenko ini merupakan kunjungan balasan setelah Prabowo berkunjung ke Belarus pada 15 Juli 2025. Dari kunjungan tersebut, banyak potensi-potensi kerja sama bilateral yang terus dikembangkan hingga saat ini.

"Seperti kita ketahui juga, telah terjadi penandatanganan EAEU (Eurasian Economic Union) CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement), dan Belarus merupakan salah satu negara yang telah meratifikasi tersebut," kata Sugiono di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini menunjukkan bahwa hubungan bilateral kita memasuki satu, kalau saya boleh katakan, tahap yang baru yang lebih intensif. Di mana dari situ, pada hari ini juga akan diluncurkan suatu roadmap hubungan bilateral di berbagai sektor antara Indonesia dengan Belarus," sambungnya.

Sejumlah pertemuan insentif terus dikembangkan hingga tertulis kesepakatan penyusunan peta jalan kerja sama kedua negara. Kerja sama dilakukan di berbagai sektor strategis, termasuk ketahanan pangan hingga energi yang menjadi program prioritas Prabowo.

"Kepentingan kita yang utama, karena ini juga sesuai dengan program Bapak Presiden, terutama di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi, kerja sama yang lebih intensif di bidang ini juga akan dimantapkan," kata Sugiono.

"Beberapa produk pertanian dan khususnya bahan baku pupuk juga akan dikerjasamakan antara Belarus dan Indonesia," lanjutnya.

Kunjungan ke Indonesia ini menjadi yang kedua bagi Presiden Lukashenko setelah 2013. Sugiono berharap kunjungan ini meningkatkan kerja sama strategis dan mempererat hubungan kedua negara.

"Dan kita berharap kunjungan balasan ini juga akan makin mempererat hubungan kedua negara, dan juga mempererat kerja sama kita dalam rangka meningkatkan ekonomi dan alternatif-alternatif sumber-sumber daya yang kita butuhkan," ujarnya.

Tonton juga video "Prabowo ke Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat-Tegakkan Hukum yang Adil"

Halaman 2 dari 2
(eva/isa)


Berita Terkait