Ketika Kotak Ajaib Tak Lagi Menghibur

Ketika Kotak Ajaib Tak Lagi Menghibur

- detikNews
Rabu, 21 Nov 2007 16:00 WIB
Jakarta - Tragedi, kesadisan, kriminal, teror, kekerasan seksual, dan kepedihan justru menjadi tontonan dengan rating tinggi. Kotak ajaib bernama televisi alias TV pun tak lagi bisa diandalkan sebagai media yang menghibur.

"TV yang tadinya menjadi ajang hiburan kini menjadi business oriented. Contohnya sinetron yang banyak mengandung seks dan dramatisasi kesedihan," kata Humas Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA-Kidia) Swasti Adicita.

Hal ini disampaikan dia dalam roadshow kampanye melek media bertema "Televisi pelipur lara, penebar dusta" di SMPN 1, Jl Cikini Raya, Jakarta, Rabu (20/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Isi TV itu bisnis dan semua acara hitungannya uang. Iklan menjadi sumber dan tolak ukur. Permasalahannya TV itu sekarang sisi pendidikan dan budayanya kurang," kata Swasti.

Sementara anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HMIK) Rut berpendapat keberadaan TV tidak bisa dipisahkan dari masyarakat. Kalau sehat, tidak berbahaya. Kalau tidak sehat, berbahaya.

"Dampak tersebut berpengaruh terhadap khalayak, yang paling banyak mungkin remaja, karena masalah klise, yakni usia labil, kecenderungan menjadi imitator itu lebih tinggi," urainya.

Untuk itu, lanjut dia, harus ada pemahaman yang memadai tentang media yang dikonsumsi. Harus ada kesinambungan dan dukungan antara pemerintah, orang tua, dan komite sekolah.

"Media TV sangat memprihatinkan sekarang. Tapi kita sudah tidak bisa menyalahkan medianya, karena yang dipikirkan hanya profit. Jadi yang harus dibangun adalah masyarakatnya," saran Rut.

Roadshow kampanye melek media digelar dengan mendatangi siswa di berbagai SMP untuk mengadakan diskusi interaktif setelah terlebih dahulu menyaksikan cuplikan sinetron.

Setelah itu siswa diberikan selembar kertas berisi pertanyaan, "Sinetron apa yang paling dibenci?" Penasaran dengan hasilnya? Harap bersabar karena masih harus menunggu pengumumannya pada 7 Desember saat puncak roadshow.
(sss/ana)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads