×
Ad

Ada Rashdul Kiblat 15-16 Juli, Catat Waktunya!

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Selasa, 30 Jun 2026 11:30 WIB
Fenomena Matahari Melintas Tepat di Atas Ka'bah (Foto: Erna Mardiana)
Jakarta -

Ada fenomena Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat tanggal 15-16 Juli 2026. Pada hari itu, matahari berada tepat di atas Ka'bah.

Mengutip dari situs Kementerian Agama (Kemenag), Rashdul Kiblat atau Matahari di Atas Ka'bah pada 15-16 Juli 2026 terjadi sekitar pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA. Masyarakat cukup menyiapkan benda yang berdiri tegak lurus, kemudian mengamati arah bayangannya pada waktu tersebut untuk mengetahui arah kiblat.

Metode Rashdul Kiblat merupakan salah satu metode paling praktis dalam ilmu falak karena dapat dilakukan tanpa alat khusus. Masyarakat dapat melaksanakannya di rumah, masjid, musala, sekolah, kampus, maupun ruang terbuka yang memperoleh sinar matahari secara langsung pada waktu pengamatan.

Info Kegiatan Gerakan 1.448.000 Titik Verifikasi Arah Kiblat

Momen Rashdul Kiblat dimanfaatkan Kementerian Agama untuk mengajak masyarakat Indonesia berpartisipasi dalam Gerakan 1.448.000 Titik Verifikasi Arah Kiblat Nasional: Hari Sejuta Arah Kiblat. Gerakan tersebut menjadi salah satu rangkaian Peaceful Muharam 1448 H yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan, gerakan nasional ini merupakan upaya memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya arah kiblat sekaligus mengenalkan pemanfaatan ilmu falak dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, fenomena astronomi yang terjadi dua kali dalam setahun tersebut merupakan kesempatan terbaik untuk melakukan verifikasi arah kiblat secara mandiri.

"Melalui Gerakan 1.448.000 Verifikasi Arah Kiblat Nasional, kami ingin mengajak masyarakat memastikan arah kiblat secara mudah dan akurat dengan memanfaatkan fenomena alam yang telah lama dikenal dalam tradisi ilmu falak. Ini adalah momentum edukasi sekaligus penguatan kualitas ibadah umat," demikian keterangan tertulis Arsad.

Kegiatan ini menyasar penghulu, penyuluh agama Islam, pengurus masjid dan musala, pesantren, madrasah, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan Islam, serta masyarakat umum. Kementerian Agama menargetkan partisipasi sedikitnya 1.448.000 orang dari seluruh Indonesia. Arsad menjelaskan, angka tersebut dipilih sebagai simbol tahun 1448 Hijriah yang menjadi momentum pelaksanaan gerakan nasional ini.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat melakukan pendaftaran dengan mengklik tautan: Daftar Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Qiblat. Peserta dapat memperoleh informasi pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi bagian dari gerakan nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Tonton juga video "Melihat Lebih Dekat Tugu Arah Kiblat"




(kny/zap)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork