"Kesalahan-kesalahan tahun lalu kita upayakan tidak terulang, seperti pemondokan dan catering telah kita siapkan dengan seksama," ujar Menteri Agama Maftuh Basyuni usai melepas jamaah haji kloter pertama di Bandara Cengkareng, Banten, Sabtu (17/11/2007).
Maftuh menjelaskan, Depag telah melakukan kerjasama lebih baik lagi dengan Muassasah di Arab Saudi. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi lagi kekurangan makanan seperti musim haji tahun lalu.
Demikian juga dengan pemondokan, Menag berjanji tidak akan ada lagi penumpukan jamaah haji. "Tahun ini kita upayakan agak keras. Kepadatan tahun lalu terjadi akibat jamaah haji tidak mau dipisah-pisah," jelas Maftuh.
Sementara bagi jamaah yang pemondokannya jauh dari Masjidil Haram, disediakan bus untuk mengangkut para jamaah yang hendak beribadah. Untuk tahun ini ada 34 ribu jamaah yang pemondokannya dekat dengan Masjidil Haram.
"Jangan kita bandingkan dengan Malaysia. Mereka hanya 8 ribu jamaah, sedang kita 220 ribu orang, susah mengatur orang segitu," jelas pria yang tahun ini menjadi Amirul Hajj.
Saat ditanya apakah masih ada jamaah haji yang menggunakan paspor hijau, Maftuh tidak bisa mengelak. "Ini bisa saja terjadi. Visa kan yang memberi pemerintah Arab Saudi, jadi kita tidak berwenang," tandasnya.
(anw/fay)











































