Vietnam Borong 12 Boeing 787-8 Seharga US$ 2,4 Miliar
Sabtu, 17 Nov 2007 03:12 WIB
Hanoi - Persaingan industri penerbangan di kawasan Asia Tenggara kini semakin ketat. Setelah Singapore Airlines yang sukses dengan jumbo jet Airbus A-380, maskapai Vietnam Airlines memesan 12 pesawat Boeing 787-8 Dreamliner untuk memperkuat armadanya.Dilansir AFP, Sabtu (17/11/2007), Kesepakatan itu dicapai antara Vietnam Airlines dengan Boeing dengan harga total harga 2,4 miliar dolar. Sebanyak 4 pesawat akan dibeli langsung oleh Vietnam Airlines, sedangkan sisa 8 pesawat akan dibayar oleh Vietnam Aircraft Leasing Company (VALC) yang kemudian akan disewakan kepada Vietnam Airlines.Rencananya, 1 dari 12 pesawat itu akan diserahkan pada akhir 2009. Sementara sisanya akan diserahkan secara bertahap hingga tahun 2015. Hingga tahun 2020, Vietnam Airlines berniat mengoperasikan sebanyak 20 pesawat saingan Airbus A-380 tersebut."Pesawat Boeing 787-8 memunngkin Vietnam Airlines meningkatkan kemampuannya untuk memperluas pasarnya terhadap peningkatan permintaan. Termasuk ke Amerika Utara, Eropa dan tujuan ke Asia," ujar Direktur Penjualan Senior Boeing wialyah Asia Pasifik Michael Fleming.Selain pesawat produksi Boeing, pemerintah Vietnam juga menyetujui rencana pembelian 10 pesawat Airbus A350-900XWBs dan 20 unit pesawat Airbus A321s.Seperti yang juga terjadi di Indonesia, bisnis penerbangan di Vietnam dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan signifikan. Selain melayani 84 juta penduduknya, maskapai penerbangan di Vietnam diharapkan dapat bersaing dengan maskapai asing untuk mempromosikan pariwisata.Hingga tahun 2007, perkembangan industri penerbangan meningkat sebesar 11,7 persen. Pemerintah Vietnam menargetkan, pada tahun 2020 mendatang pertumbuhan di sektor ini bisa mencapai 14 persen pertahunnya, sehingga maskapai dari Vietnam menjadi salah satu maskapai terkemuka di kawasan Asia Tenggara.
(bal/bal)











































