SBY Jadi Bintang Iklan Konferensi Climate Change

SBY Jadi Bintang Iklan Konferensi Climate Change

- detikNews
Jumat, 16 Nov 2007 17:11 WIB
Jakarta - Demi mendorong suksesnya agenda KTT UNFCC mengenai climate change dua pekan depan, Pemerintah RI memproduksi iklan layanan masyarakat. Iklan yang dibintangi Presiden SBY tersebut akan ditayangkan di jaringan TV internasional dan nasional.

"Pesan dari iklan ini bahwa dunia memerlukan konsensus baru dan aksi konkret mencegah kerusakan alam akibat perubahan iklim," kata Jubir Dino Patti Djalal di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (16/11/2007).

Hal tersebut ia sampaikan pada wartawan dalam pemutaran perdana iklan KTT UNFCC sore ini. Pemutaran di jaringan TV internasional dan nasional, dimulai Minggu esok sampai berakhirnya KTT UNFCC bulan depan.

Iklan KTT UNFCC itu terdiri dari 3 versi yang masing-masing diproduksi dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Dua versi pertama, punya alur cerita yang sama tapi dengan durasi berbeda.

Iklan diawali hitungan mundur tentang umur planet bumi yang kian pendek. Lalu muncul cuplikan berbagai bencana alam yang makin kerap terjadi akibat perubahan iklim global, seperti mencairnya gunung es, kekeringan, kebakaran hutan, badai dan banjir.

Adegan selanjutnya adalah suasana sidang PBB yang mewakili KTT UNFCC. Sebuah pintu berukir terbuka dan muncul pemandangan dramatis tebing Uluwatu disusul seorang penari Bali yang menggambarkan bahwa hajatan internasional itu digelar di Bali, The Magic Island.

Tampilan berikutnya adalah hamparan hutan tropis hijau, bunga-bunga mekar dan satwa langka orang utan. Sebagai penutup, muncul Presiden SBY dikelilingi puluhan orang anak berdiri di bawah pohon dan berseru "Let's Save Our Planet".

Berbeda dengan dua pertama yang dibuka dengan kerusakan alam, versi terakhir justru diawali keindahan alam. Ada pemandangan matahari tenggelam di antara rimbun pohon lalu aneka ragam flora dan fauna.

Tapi narasinya menuturkan bahwa semua hal yang indah tersebut akan menjadi kenangan bila kita tidak secepatnya melakukan tindakan nyata mengatasi perubahan iklim. Sementara bagian penutupnya, sama persis dengan yang sebelumnya.

Sayangnya Dino tidak tahu menahu berapa nilai pembuataan dan penanyangan iklan KTT UNFCC itu. Ia hanya menyebut bahwa iklan itu disponsori Pemerintah RI bekerja sama dengan sejumlah perusahaan yang logonya muncul di bagian akhir. "Dana urusan Pak Ical (Menko Kesra Abu Rizal Bakrie). Tanya ke beliau saja," ujar dia. (lh/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads