×
Ad

KPK Periksa Pendiri Indonesia Audit Watch soal Upaya Hambat Perkara Bea Cukai

Kurniawan Fadilah - detikNews
Sabtu, 13 Jun 2026 08:13 WIB
Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar HP Sitorus, selesai diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi importasi di Ditjen Bea Cukai. (Fadil/detikcom)
Jakarta -

KPK memeriksa pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, sebagai saksi kasus korupsi importasi pada Ditjen Bea Cukai. KPK memeriksa Iskandar untuk mendalami terkait adanya upaya menghambat perkara di Ditjen Bea Cukai.

"Penyidik mendalami keterangan Saksi soal dugaan pengumpulan informasi ataupun materi pemeriksaan Saksi dalam perkara ini, yang diduga mengarah pada upaya untuk menghambat proses penyidikan," kata jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Penyidik pun akan mempelajari hasil pemeriksaan terhadap Iskandar ini. Penyidik akan menganalisis apakah yang dilakukan Iskandar masuk dalam kategori perintangan penyidikan.

"Penyidik masih mendalami dari bukti-bukti yang diperoleh, apakah perbuatan yang dilakukan para pihak masuk dan memenuhi unsur Pasal 21 UU Tipikor," jelas Budi.

Sementara itu, pihak Iskandar, selepas diperiksa, menyampaikan bahwa dalam pemeriksaan ditanyakan oleh penyidik soal bukti transfer pihak Blueray Cargo kepada sosok PNS Ditjen Bea Cukai bernama Ahmad Dedi.

"Nah, ditanya tadi, 'Apakah Saudara kenal Ahmad Dedi?', 'Saya tidak kenal'. 'Apakah Saudara selama menangani nonlitigasi Blueray, di data-data ditemukan ada ke nama seseorang?', ditanya," ungkap Iskandar kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (12/6).

"Nama lengkapnya saya tidak mau sebut, ditanya, 'inisial A?', saya jawab, 'iya'. 'Ada bukti transfer uang?'. Nah, itu didesak saya untuk menjawab itu dan saya harus menyatakan yang jujur memang ada," lanjutnya.

Kemudian Iskandar mengatakan diminta oleh penyidik untuk membawa bukti transfer tersebut. Rencananya, dia akan menyerahkan pada pekan depan ke penyidik.




(kuf/rfs)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork