Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra awalnya menjelaskan sebanyak delapan orang saksi diperiksa terkait kasus ini. Menantu korban termasuk pihak yang diperiksa.
"Kemudian juga kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, yaitu menantu dari almarhumah. Namun statusnya masih saksi saat ini, dan masih kita lakukan pemeriksaan secara intensif," kata Indra Maulana Saputra, kepada para wartawan, dilansir detikJateng, Kamis (4/6/2026).
Terduga pelaku diperiksa secara intensif selama 8 jam pada Rabu (3/6), yakni sekitar pukul 23.00 WIB. Kepada penyidik, menantu almarhumah ini juga mengaku dialah yang mengirimkan sate tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan sampai tadi malam, kita lakukan pemeriksaan sampai pukul 23.00 WIB, di mana terduga pelaku menurut dengan keterangannya menyampaikan kepada pihak penyidik bahwa yang bersangkutan yang mengirimkan sate tersebut ke kediaman almarhum," jelas Kapolres.
Namun, kata Indra, pengakuan tersebut belum dapat menyimpulkan atau membuktikan bahwa sate itu yang menyebabkan Aminah meninggal dunia. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan hasil autopsi Dokpol Polda Jateng.
"Kami saat ini pun masih menunggu hasil toksikologi dari Dokpol Polda Jateng terkait dengan hasil pemeriksaan ekshumasi dan hasil uji laboratorium terkait dengan ayam ataupun yang diduga meninggal dikarenakan mengkonsumsi sate tersebut," imbuhnya.
"Oleh karena itu, terduga pelaku sampai dengan saat ini statusnya masih sebagai saksi," terangnya.
Baca selengkapnya di sini
Lihat juga Video 'Motif Badut Penjual Balon Lukai Istri-Bunuh Mertua karena Api Cemburu':
(idh/imk)











































