Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan Lodewyk Pusung serta Sony Sanjaya dari jabatan Wakil Kepala BGN. Prabowo telah menunjuk tiga orang pimpinan baru BGN. Siapa saja?
Prabowo menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, serta Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono menjadi Wakil Kepala BGN. Berikut profil mereka:
1. Nanik Sudaryati Deyang
Nanik S Deyang adalah seorang wartawati dan politikus Indonesia kelahiran Madiun, Jawa Timur. Dia lahir pada 3 Januari 1968.
Ia memulai karier sebagai wartawati dari Tabloid Bangkit. Pada 17 September 2025, ia diangkat Prabowo menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Sebelumnya, Nanik sempat menjabat sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
2. Agustina Arumsari
Agustina sebelumnya menjabat Wakil Kepala BPKP. Ia mengawali kariernya sebagai Asisten Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat.
Dalam perjalanan kariernya di BPKP, Agustina pernah menjabat Direktur Investigasi Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah (2017), Direktur Investigasi III (2019), dan Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi (2020).
Pada 19 Februari 2025, Agustina Arumsari dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dan sejak kemarin, Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan Agustina menjadi Wakil Kepala BGN.
Ia menempuh pendidikan diploma tiga (D3) di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan lulus pada 1992. Ia melanjutkan pendidikan diploma empat (D4) di kampus yang sama dan selesai pada 1998.
Meneruskan jenjang strata-2 (S2) di Universitas Indonesia dan memperoleh gelar magister hukum (M.H.) pada 2014.
Berbagai sertifikasi telah ia raih, di antaranya Certified Fraud Examiner (CFE), Certified Forensic Auditor (CFrA), Chartered Accountant (CA), Qualified Internal Auditor (QIA), Certified Government Chief Audit Executive (CGCAE), Certified Internal Audit Executive (CIAE), Certified Risk Professional (CRP), Certified Risk Executive Leader (CREL), Certified Government Risk Executive (CGRE), dan Fraud Risk Management Professional (FRMP).
Baca juga: Prabowo Copot Kepala dan Dua Wakil BGN |
(zap/imk)