Remaja Cegah HIV dalam Irama Rap

Remaja Cegah HIV dalam Irama Rap

- detikNews
Sabtu, 10 Nov 2007 18:32 WIB
Bandung - Tiga masalah besar dalam dunia remaja: HIV/AIDS, perilaku seks bebas, dan napza. Napza merupakan kepanjangan dari narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif lain. Bagaimana cara mencegahnya? Tak ada salahnya menyusup melalui irama yang digandrungi para remaja: musik rap."Ketiga masalah itu saling berkaitan," kata Kepala BKKBN Jawa Barat Hertog N Saud dalam keterangan tertulis yang disampaikan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Barat kepada detikcom, Sabtu (10/11/2007).Pernyataan Hertog disampaikan di sela-sela kegiatan kampanye pencegahan HIV/AIDS, napza, dan seks berisiko melalui lomba musik rap di Bandung."Selain ketiga masalah itu, banyak yang masih muda sudah menikah. Rata-rata warga Jawa Barat menikah pada usia 17 tahun. Sementara di provinsi lain seperti DKI Jakarta misalnya, rata-rata menikah pada usia 21 atau 22 tahun. Jateng dan Jatim juga lebih tinggi," jelas Hertog.Dituturkan Hertog, rendahnya tingkat usia pernikahan menjadi kendala dalam menciptakan sebuah keluarga yang sejahtera dan berkualitas. Itu sebabnya remaja perlu disiapkan sebelum memasuki jenjang keluarga."Melalui kegiatan semacam lomba rap ini diharapkan remaja dapat lebih peduli terhadap masalah yang mereka hadapi, termasuk soal HIV/AIDS dan penyalahgunaan napza. Melalui musik dan lagu yang mereka sukai, remaja bisa menyampaikan pesan tentang pentingnya hidup sehat dan berkualitas kepada sesamanya," ucap Hertog.Final Lomba Rap ini diikuti 14 peserta remaja usia 15-29 tahun dari 10 kabupaten/kota di Jawa Barat. Setiap peserta membawakan satu lagu yang berisi pesan antara lain seputar tanggung jawab terhadap pencegahan HIV/AIDS, ajakan menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA), penyalahgunaan narkoba, serta mencegah seks bebas dan seks pranikah.Tampil sebagai juara 1 adalah grup Starsoulja dari Kabupaten Sumedang yang membawakan lagu berjudul "Tatap Jalanmu". Juara 2 adalah Bario dari Kabupaten Purwakarta, dan ke-3 diraih Sinergi dari Kota Banjar."Starsoulja sebagai pemenang akan menjadi wakil provinsi dalam lomba serupa di tingkat nasional yang digelar sekitar akhir November," kata Julianto, staf sekretariat KPA Provinsi Jabar yang juga menjadi salah satu juri lomba. (sss/umi)



Berita Terkait