KA Bakal Tembus Terminal Peti Kemas Akhir 2007
Jumat, 09 Nov 2007 16:52 WIB
Jakarta - Pelabuhan Tanjung Priok terlihat hiruk pikuk akhir-akhir ini. Rel-rel kereta api (KA) tampak sambung menyambung. Kesibukan itu terkait proyek Pelindo II yang tengah membangun rel KA. Rel ini nantinya akan menembus terminal peti kemas JITC dan Koja. Rencananya akhir 2007, pembangunan rel sudah rampung dan siap dioperasikan."Ini untuk kereta barang, kontainer dan minyak Pertamina. Biar lancar sampai ke Bandung," ucap Kahumas Pelindo II Hambar Wijadi saat dihubungi,Jumat (9/11/2007).Pengerjaan rel ini telah berlangsung sejak satu bulan lalu. Akibatnya, tingkat kemacetan semakin tinggi karena menyita setengah ruas jalan danberhimpit dengan kemacetan pengecoran busway."Ya kalau sudah selesai, kan normal lagi. Justru nggak macet. Kontainer berkurang, pada pakai kereta," kilah Hambar.Tak Ada MusyawarahNamun pembangunan rel ini masih menyisakan masalah. Warga masih mempersoalkan status tanah yang digunakan. Menurut beberapa warga, pembangunan rel kereta belum dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan warga."Kami telah menempati tanah ini puluhan tahun. Kami masih meminta sertifikasi Hak Penggunaan Lahan (HPL). Ini tanah masih sengketa, jangandibangun dulu," pinta Iman Sukanto, salah satu warga, di lokasi pembangunan rel Jl Sulawesi.Akan tetapi, pihak Pelindo II melempar persoalan tersebut ke pihak PT KA. Menurut Hambar, Pelindo hanya kebagian perlintasan lahan. Mengenai pembebasan, itu urusan PT KA."Kami tidak cawe-cawe. Kami hanya ketempatan saja," kelit Hambar.Sementara Kahumas Ditjen Perkeretaapian Dephub Suprapto mengakui pembebasan lahan belum selesai seluruhnya."Perlu koordinasi dengan Ditjen Perhubungan Laut. karena ini aksesnya menuju laut. mengenai target belum bisa dipastikan kapan. pembebasan lahan belum selesai," katanya.
(Ari/umi)











































