Peristiwa bermula saat Suhadi, menerima laporan dari warga mengenai keberadaan dua orang mencurigakan Sabtu (9/5) malam. Tanpa ragu, Suhadi langsung mengecek ke lokasi.
Suhadi mendapati kantor pemasaran perumahan sudah dalam kondisi acak-acakan. Ia juga melihat adanya barang yang hilang berupa kusen bangunan. Menyadari ada pencurian, Suhadi langsung tancap gas mengejar pelaku yang mencoba kabur.
Aksi kejar-kejaran berakhir di Jalan Cemorokandang, tepatnya di dekat Jembatan Amprong. Suhadi berhasil mengadang para pelaku. Di sana, terjadi perkelahian sengit antara korban dan komplotan maling tersebut.
Karena kalah jumlah, Suhadi menjadi bulan-bulanan. Salah satu pelaku menghujamkan senjata tajam ke bagian perut korban hingga ia terkapar.
"Dia ditusuk, cuma tidak tahu nusuknya pakai apa," ujar Ima, salah satu warga di Jalan Santoso, dilansir detikJatim, Senin (11/5/2026).
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin mengatakan bahwa tim gabungan dari Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Kedungkandang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dekat Jembatan Amprong, Jalan Raya Cemorokandang.
"Pelaku teridentifikasi melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi. Ciri-cirinya laki-laki, perawakan tinggi besar sekitar 175 cm, rambut pendek rapi, dan saat kejadian mengenakan jaket warna abu-abu," ujar Lukman.
Baca selengkapnya di sini
Tonton juga video "Cekcok Sesama Pemotor di Bandung Berujung Maut, Korban Tewas Ditusuk"
(idh/yld)











































