Jasad 2 WN Singapura Ditemukan Tertimbun Material Vulkanik Gunung Dukono

Jasad 2 WN Singapura Ditemukan Tertimbun Material Vulkanik Gunung Dukono

Haris Fadhil - detikNews
Minggu, 10 Mei 2026 15:41 WIB
Proses evakuasi korban Gunung Dukono meletus di Halmahera Utara.
Proses evakuasi korban Gunung Dukono meletus di Halmahera Utara. (Dok. Istimewa)
Halmahera Utara -

Tim SAR gabungan telah menemukan dua jasad warga negara Singapura yang merupakan pendaki Gunung Dukono, Maluku Utara. Kedua jasad tersebut ditemukan tertimbun material vulkanik tebal.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan proses pencarian jasad dua WN Singapura itu dilakukan tak jauh dari lokasi penemuan jasad pendaki bernama Enjel yang telah ditemukan pada Sabtu (9/5/206).

"Proses pencarian pada hari ketiga berlangsung lebih terarah setelah sebelumnya tim gabungan menandai titik yang diduga lokasi korban tertimbun material pasir vulkanik menggunakan koordinat GPS pada operasi pencarian sehari sebelumnya," ujar Abdul dalam keterangan tertulis, Minggu (10/5).

Dia mengatakan proses evakuasi dua WN Singapura itu sempat mengalami kendala. Dia menyebutkan jasad keduanya tertimbun material vulkanik tebal.

"Proses evakuasi dua jenazah terakhir sempat mengalami kendala karena posisi korban tertimbun material vulkanik dengan ketebalan dan kedalaman yang cukup signifikan. Selain itu, aktivitas erupsi Gunung Dukono masih berlangsung secara fluktuatif sehingga tim SAR gabungan harus melakukan proses evakuasi secara hati-hati dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan personel di lapangan," ujarnya.

Operasi SAR tersebut melibatkan 98 personel SAR gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Halmahera Utara, TNI AD, TNI AL, Polairud, Brimobda, ERT Gosowong, PMI, serta masyarakat setempat. Kini, tiga korban tewas telah ditemukan.

Mereka ialah WNI bernama Enjel serta dua WN Singapura bernama Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27). Selain tiga orang tewas, tim SAR telah mengevakuasi 17 pendaki lain yang selamat. Operasi SAR dinyatakan ditutup.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sendiri telah menutup total aktivitas pendakian Gunung Dukono sejak 17 April 2026. Pemerintah akan memperketat pengawasan seusai peristiwa ini terjadi.

Tonton juga video "Tiga Jasad Pendaki Gunung Dukono Sudah Ditemukan"

Halaman 2 dari 2
(haf/imk)


Berita Terkait