Viral Kepsek di Ciputat Tegur Warlok Bakar Sampah Samping Sekolah

Viral Kepsek di Ciputat Tegur Warlok Bakar Sampah Samping Sekolah

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 08 Mei 2026 14:47 WIB
Aksi epsek di Ciputat menegur warga lokal (warlok) yang membakar sampah viral di medsos. Kepsek itu meminta sampah tak dibakar karena membahayakan kesehatan (dok Pribadi/Ari W)
Aksi kepsek di Ciputat menegur warga lokal (warlok) yang membakar sampah viral di medsos. Kepsek itu meminta sampah tak dibakar karena membahayakan kesehatan (dok Pribadi/Ari W)
Tangerang Selatan - Aksi kepala sekolah (kepsek) di Ciputat menegur warga lokal (warlok) yang membakar sampah viral di media sosial (medsos). Kepsek itu meminta warga tak membakar sampah karena membahayakan kesehatan.

Kepsek bernama Ari Wibowo itu menegur pihak yang membakar sampah di samping tembok sekolahnya yang berlokasi di Tanah Tingal, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

"Iya sering kami temui di dekat tembok sekolah. Saya tegur pelan-pelan 'kenapa nih dibakar? Ini kan ada sekolah, asapnya kena murid-murid'," kata Ari, Jumat (8/5/2026).

Dalam video yang diunggahnya, terlihat asap pembakaran sampah cukup pekat membubung di atas tembok pembatas sekolah. Pembakaran sampah itu dilakukan di jalan di samping sekolah pada Rabu (6/5).

Dia mengatakan sengaja menegur pihak yang menabun sampah tersebut karena murid-murid berhak belajar di lingkungan yang sehat. Dia mengatakan saat itu para murid hendak pulang, sementara asap pembakaran sampah mulai membuat resah banyak pihak.

"Jadi itu sekitar jam 11, menjelang anak pulang sekolah. Lalu ada asap, saya cari tahu. saat saya belum negur, udah ada ortu yang mau chat admin sekolah 'eh Pak Ari untung keluar, kita baru mau laporan asap ini'," katanya.

Dia mengatakan pihak yang ditegurnya lalu mematikan pembakaran sampah. Ari sempat mengajak mereka bekerja sama mengolah sampah menjadi barang berguna dan ramah lingkungan.

"Saya ajak kerja sama berbasis solusi untuk olah sampah menjadi kompos," ucapnya.

Ari mengatakan di sekolahnya para siswa juga diberikan wawasan cinta lingkungan, termasuk mengolah sampah organik, plastik, dan limbah elektronik. Mereka juga berkolaborasi bersama RT dan RW dalam menjaga lingkungan.

"Apalagi di Tangsel kan sudah ada perda larangan bakar sampah, dengan ancaman denda. Jadi kita ajarkan siswa menjadi pejuang bumi, menjaga lingkungan sekitar," katanya.

Simak juga Video: Stop Bakar Sampah Sembarangan! Ada Aturan Hukumnya

(jbr/dhn)



Berita Terkait