Data tersebut dirilis di situs resmi BPS dilihat Kamis (7/5/2026). Mulanya, BPS mengungkap pertumbuhan penduduk di Jakarta melaju 0,32% per tahun dalam 5 tahun terakhir. Berikut datanya:
Pada 2010: Sebanyak 9,6 juta jiwa penduduk DKI
Pada 2020: Sebanyak 10,56 juta jiwa penduduk DKI
Pada 2025: Sebanyak 10,72 juta jiwa penduduk DKI
Masih dari data BPS, jumlah tersebut terbagi menjadi beberapa generasi:
- Pre Boomer (Lahir 1945 dan sebelumnya): 0,71%
- Baby Boomer (Lahir 1946-1964): 10,72%
- Gen X (Lahir tahun 1965-1980): 21,85%
- Milenial (Lahir 1981-1996): 24,82%
- Gen Z (1997-2012): 24,12%
- Post Gen Z (Lahir 2013 dst): 17,78%
BPS mencatat, dari data tersebut, penduduk di Jakarta mayoritas milenial, gen Z, dan post gen-Z. Jumlahnya sampai 66,72%.
"Sekitar 66,72% penduduk adalah gen Z, milenial dan post gen Z," tulis BPS.
BPS juga menjabarkan rasio ketergantungan di Jakarta berada di angka 40,34%. Kemudian angka kelahiran berada di 1,79% dengan rata-rata perempuan melahirkan sekitar 1-2 anak selama masa reproduksi.
(whn/imk)











































