×
Ad

Santri di Gresik Bunuh Diri, Diduga karena Malu Ditegur Pengasuh

Jemmi Purwodianto - detikNews
Kamis, 07 Mei 2026 08:26 WIB
Santri ponpes di Gresik diduga bunuh diri dievakuasi petugas (Foto: Istimewa)
Gresik -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Santri berinisial RAS (15) ditemukan meninggal usai gantung diri di area belakang salah satu pondok pesantren di kawasan Kedamean, Gresik. Ia diduga bunuh diri karena malu telah ditegur oleh pengasuh setelah berbuat salah.

Dilansir detikJatim, korban merupakan pelajar SMP kelas 3 dan sudah tiga tahun mondok. Sebelum bunuh diri, korban sempat kepergok pengasuh pondok pesantren mengambil laptop dari ruang laboratorium.

"Kemudian, korban ditegur oleh pengasuh pondok karena menggunakan laptop sembarangan tanpa izin dari pengasuh pondok," kata Kapolsek Kedamean Ekwan, Rabu (6/5/2026).

Ekwan menambahkan, setelah ditegur oleh pengasuh, korban lantas menceritakan kepada santri lainnya bahwa dirinya malu usai kepergok pengasuh. Korban pun sempat mengatakan akan bunuh diri daripada malu.

"Sempat bilang ke saksi (santri lainnya) kalau mau bunuh diri. Namun para saksi mengira itu hanya bercanda," tambah Ekwan.

Tak berselang lama, lanjut Ekwan, para saksi melihat korban membawa tali tampar dari dalam gudang menuju pekarangan belakang pondok. Karena tak kunjung kembali, para saksi berusaha mencari ke arah tujuan korban.

"Setelah mencari di area pekarangan belakang pondok, korban ditemukan tak bernyawa dalam keadaan tergantung menggunakan tali tampar yang dikaitkan pada pohon," tutur Ekwan.

Baca selengkapnya di sini.

Simak juga Video: Psikolog Bicara Soal Bocah SD Bunuh Diri di Ngada NTT




(aik/zap)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork