Penerima beasiswa atau awardee beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mesti mengikuti pembekalan dari TNI saat persiapan keberangkatan (PK) untuk melanjutkan studi. Proses tersebut lantas menjadi sorotan publik.
Pembekalan itu diikuti oleh penerima beasiswa LPDP jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) untuk studi dalam dan luar negeri. LPDP, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa hingga TNI memberikan pernyataan ke publik mengenai ini.
LPDP Harap Penguatan Karakter
LPDP menjelaskan soal pelibatan TNI dalam persiapan keberangkatan para penerima beasiswa. LPDP menyebut kegiatan persiapan keberangkatan bukan hal baru.
"LPDP secara berkelanjutan menyelenggarakan Persiapan Keberangkatan (PK) sebagai bagian dari pelatihan awal bagi penerima beasiswa sebelum melaksanakan studi. Kegiatan PK ini telah dilaksanakan sejak awal program beasiswa LPDP digulirkan dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan penerima beasiswa, baik secara akademik maupun nonakademik," ujar Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP M Lukmanul Hakim saat dihubungi, Senin (4/5).
Dia mengatakan PK bertujuan untuk membekali para penerima beasiswa dengan penguatan karakter hingga nilai kebangsaan. Dia berharap kegiatan itu dapat membuat para penerima beasiswa atau awardee dapat menjalani studi dengan bertanggung jawab.
"PK bertujuan untuk membekali penerima beasiswa dengan penguatan karakter, nilai kebangsaan, kepemimpinan, etika, serta kesiapan mental dan sosial, sehingga awardee dapat menjalani masa studi dengan optimal serta bertanggung jawab sebagai penerima beasiswa negara," ucapnya.
(fca/azh)