Orang Kedua Al Qiyadah Sempat Minta Perlindungan Depag
Selasa, 30 Okt 2007 11:01 WIB
Jakarta -
Orang nomor dua di Al Qiyadah Al Islamiyah sempat datang ke Departemen Agama (Depag). Dia bersedia membuka diri untuk mendapatkan perlindungan.Hal itu dituturkan Direktur Bimbingan Masyarakat Islam Depag Prof Dr Nazaruddin Umar kepada detikcom, Selasa (30/10/2007)."Orang keduanya datang sendiri membuka diri, ingin dapatkan perlindungan. Jadi kami lakukan (pembinaan)," ungkap Nazar tanpa menyebutkan nama petinggi Al Qiyadah itu.Dari perbincangan dengan yang bersangkutan pada Jumat 26 Oktober lalu diketahui orang nomor dua di Al Qiyadah itu tidak sadar telah melanggar UU, terutama tentang penistaan agama."Padahal ajarannya sangat berbeda dengan Islam. Ini ada kelompok kecil yang menyatakan tidak wajib salat dan haji, yang mayoritas tersinggung. Yang mayoritas kan harus dihargai juga haknya," tutur Nazar.Ajaran Al Qiyadah dipimpin Abbussalam alias Ahmad Moshaddeq. Moshaddeq mengaku mendapat wangsit sebagai nabi dan mengajarkan kepada pengikutnya bahwa salat dan berhaji tidak wajib.
(umi/nrl)










































