Depag 'Sisir' Pengikut Al Qiyadah
Selasa, 30 Okt 2007 10:31 WIB
Jakarta - Sejak seminggu lalu Departemen Agama telah menurunkan tim. Tim ini menyisir jaringan Al Qiyadah Al Islamiyah pimpinan Abdussalam alias Ahmad Moshaddeq. "Kita melakukan pembinaan pada mereka," ungkap Direktur Bimbingan Masyarakat Islam Depag Prof Dr Nazaruddin Umar kepada detikcom, Selasa (30/10/2007).Menurut Nazar, ada dua hal yang dilakukan tim yang diterjunkan Depag. Pertama, meminta mereka yang sudah menyimpang kembali ke rumah. Kedua, melindungi umat Islam yang lain agar terhindar dari ajaran-ajaran sesat yang menyimpang dari ajaran Islam."Pendekatan kita memang pendekatan dakwah, sebab masalah hukum sudah ditangani aparat berwenang. Kalau kita membina mereka, menghimpun yang berserakan, menyelamatkan yang sesat, dan melindungi umat yang lain," beber Nazar.Upaya itu, imbuh Nazar, telah berhasil diterapkan bagi para pengikut Ahmadiyah yang beberapa waktu lalu juga dianggap aliran sesat."Dengan Ahmadiyah, dari proses dialog akhirnya muncul kesepakatan untuk memperbaiki posisi sebagai umat Islam yang menjalankan ajaran sesuai Islam," tutur Nazar.Depag juga mengingatkan pada pimpinan aliran-aliran kepercayaan agar tidak mendeklarasikan sesuatu yang menyinggung perasaan mayoritas umat lain."Konsekuensinya, jangan salahkan kalau Anda diklaim bukan Islam, tidak boleh menggunakan atribut Islam, tidak boleh menunaikan ibadah haji ke Makkah dan tidak boleh menggunakan UU Perkawinan," ujarnya.Atas dasar itu, lanjut Nazar, sejumlah pengikut Al Qiyadah, terutama di daerah Padang, akhirnya kembali ke ajaran Islam yang sesungguhnya. Mereka juga meminta maaf kepada publik.
(umi/nrl)











































