Diberi Air Minum, Dwi Aryani Langsung Infak Rp 400 Ribu

Diberi Air Minum, Dwi Aryani Langsung Infak Rp 400 Ribu

- detikNews
Senin, 29 Okt 2007 15:20 WIB
Diberi Air Minum, Dwi Aryani Langsung Infak Rp 400 Ribu
Bandung - Rencana Ahmad Rohani (20) menikahi Dwi Ariyani (20), tahun depan tampaknya harus tertunda. Dwi Aryani yang telah dipacarinya selama dua tahun ini menghilang tanpa jejak. Ahmad meyakini pacarnya ikut pengajian Alquran Suci setelah meminum minuman yang diberikan instruktur kelompok tersebut. Keyakinannya makin menguat setelah mengetahui Dwi Aryani yang akrab disapa Ari membayar uang Rp 400 ribu untuk bergabung dalam kelompok itu. Hal ini dituturkan Ahmad saat ditemui detikcom di Sekretariat Tim Investigasi Aliran Sesat (TIAS) FUUI di Jalan Negla Bandung, Senin (29/10/2007). Menurut Ahmad, Ari dan salah seorang temannya pernah diajak seorang wanita yang mengaku bernama Nia ke kosannya di Jalan Moch Toha. Di sana, mereka berdua diajak untuk ikut pengajian. "Suasana kamar kosnya hanya diterangi lampu 5 watt. Ari dan temannya disuguhi minuman air putih. Nah si Ari ini langsung meminum air itu habis, sementara temannya pura-pura meminumnya. Temannya sedikit curiga karena minuman itu terlihat tercampur dengan minyak," tutur Ahmad. Dalam pertemuan tersebut, orang yang mengaku bernama Nia itu menyatakan jika Alquran bukan hanya untuk dipelajari atau dibaca, namun harus diterapkan dalam keseharian. Dia juga mengatakan ayat yang memerintahkan untuk berzakat itu adalah salah ketik. "Bukan zakat, tapi kita harus infak, katanya," ujarnya menirukan cerita teman Ari. Saat itu Ari dan temannya ditantang untuk mengeluarkan infak untuk biaya hijrah dan perjuangan. Tanpa pikir panjang, Ari mengeluarkan uang Rp 400 ribu. Sementara temannya yang sejak awal tidak sreg dengan ajakan itu, tidak mengeluarkan uang. "Temannya sempat nanya ama Ari, apa tidak sayang mengeluarkan uang sebesar itu. Ari menjawab, tidak. Malah katanya menjadi terharu," kata Ahmad. Menurut Ahmad, tindakan itu di luar kebiasaan Ari. Pacarnya itu terkenal cukup hemat dan selektif untuk mengeluarkan uang. "Apalagi kami baru saja menabung bersama untuk keperluan pernikahan kami tahun depan," katanya. Ket: Foto Dwi Aryani (ern/mar)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait