Rayap & Air Kotor 'Musuh' Anggota DPR Penghuni Rumah Dinas
Senin, 29 Okt 2007 14:26 WIB
Jakarta - Kerusakan rumah dinas anggota DPR tidak bisa disamaratakan. Ada rumah yang terawat rapi dan ada juga yang rusak parah. Air kotor dan rayap menjadi langganan keluhan sang anggota dewan.495 Rumah berdiri di Kompleks DPR, Kalibata, Jakarta Selatan. Ada rumah yang asri terawat dengan dihiasi aneka tanaman dan batu alam. Namun ada juga rumah yang rusak dan tidak terawat, temboknya retak dan diselimuti lumut hijau, cat mengelupas dan gentingnya ditambal.Rumah anggota dewan mayoritas tampak sepi dan kosong seakan tidak bertuan. Ada yang hanya dijaga sang ajudan dan pembantu saja. Tetapi ada juga yang ramai dihuni oleh anak dan keluarganya."Air yang paling banyak keluhan soalnya pipa instalasi sudah kotor. Semestinya 10 tahun sekali diganti tetapi ini dari dulu belum diganti. Selain itu rayap. Maklumlah sudah 22 tahun," kata petugas pengelola kompleks DPR, Tomi, kepada detikcom di Kalibata, Senin (29/10/2007).Menurut dia, renovasi hanya dilakukan sesuai permintaan penghuni. Ada yang minta perbaikan keran, listrik korslet, genteng bocor atau kusen dimakan rayap. Permaikan dilakukan bekerjasama dengan 10 rekanan.Sedangkan pengecetan, lanjut Tomi, dilakukan secara berkala setiap pergantian periode anggota DPR."Kalau ada rencana perbaikan rumah anggota DPR terserah saja, kita tinggal kerjain," cetusnya.
(aan/nrl)











































