Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan soal kapal perang Amerika Serikat (AS) melintas di Selat Malaka. Sugiono mengatakan hal itu merupakan bagian dari freedom of navigation patrol.
"Saya kira mereka biasa ya, patroli di kawasan. Ada yang namanya freedom of navigation patrol kan," kata Sugiono kepada wartawan di gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Dia mengatakan kapal AS melintas di Selat Malaka bukan hal baru. "Itu bukan baru kok, bukan sesuatu yang baru," kata
Sebelumnya, TNI Angkatan Laut (AL) mengonfirmasi adanya kapal perang milik AS melintas di Selat Malaka. TNI AL mengatakan kapal AS itu sedang transit.
"Pelayaran semata-mata untuk tujuan transit yang terus-menerus, langsung, dan secepat mungkin antara satu bagian laut lepas atau ZEE dan bagian laut lepas atau ZEE lainnya. Hal tersebut berdasarkan Pasal 37, 38, dan 39 pada UNCLOS 1982," kata Kadispenal Laksamana Pertama Tunggul saat dihubungi, Minggu (19/4).
(eva/haf)