Waka MPR: Revolusi Digital Peluang Ekonomi Besar bagi Perempuan RI

Waka MPR: Revolusi Digital Peluang Ekonomi Besar bagi Perempuan RI

Dea Duta Aulia - detikNews
Senin, 20 Apr 2026 17:36 WIB
Lestari Moerdijat
Foto: dok. MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan peningkatan literasi dan sistem perlindungan warga diperlukan di era digitalisasi yang berkembang cepat. Sebab perkembangan digital saat ini membuka peluang yang cukup besar untuk perempuan Indonesia.

"Revolusi digital saat ini sejatinya membuka peluang ekonomi besar bagi perempuan Indonesia, namun di saat bersamaan ancaman kekerasan berbasis gender online (KBGO) yang dihadapi perempuan terus meningkat. Hal ini harus menjadi perhatian serius semua pihak," kata Lestari Moerdijat dalam keterangannya, Senin (20/4).

Data Kementerian Komunitas dan Digital (Kemenkomdigi) 2025 menunjukkan 64,5% atau 37 juta pelaku UMKM adalah perempuan. Namun di sisi lain, Komnas Perempuan mencatat 8.543 pengaduan kasus KBGO sepanjang 2025, angka itu meningkat 35% dari tahun sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam upaya mengedepankan peran aktif perempuan dalam proses pembangunan, merealisasikan peningkatan partisipasi perempuan di sektor UMKM dengan memanfaatkan perkembangan digital yang ada, merupakan langkah yang strategis," kata Lestari dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan langkah tersebut harus dibarengi dengan upaya intensif meningkatkan literasi dan penerapan sistem perlindungan yang memadai bagi perempuan dan anak di ruang digital.

Menurutnya, diperlukan keterlibatan para pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem digital yang aman dan produktif bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak harus segera dilakukan.

Karena itu peningkatan partisipasi perempuan dalam proses pembangunan merupakan bagian dari upaya melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing di masa depan.

"Kolaborasi pemerintah, swasta, komunitas, dan masyarakat bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan lingkungan yang aman, serta meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam proses pembangunan," tutupnya.

Simak juga Video 'Ekonom Analisis Kekuatan Dana Domestik Jadi Fondasi Ekonomi RI di Masa Perang Timur Tengah':

(akn/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini