Bak! Buk! 3 Penghipnotis Dikeroyok Massa di Pondok Indah

Bak! Buk! 3 Penghipnotis Dikeroyok Massa di Pondok Indah

- detikNews
Rabu, 24 Okt 2007 16:07 WIB
Jakarta - 3 Penghipnotis dibekuk ratusan orang di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ketiganya kedapatan menghipnotis karyawan Metro Pondok Indah, Santi (23). Akibatnya, Jalan Arteri Pondok Indah macet 1 km.Kejadian disulut ketika Santi sedang jalan-jalan di Gramedia, Rabu (24/10/2007). 3 Pria menghipnotis Santi dengan menepuk pundak. Ketiganya diketahui bernama Sutanto, Feri dan Putra.Setelah terhipnotis, Santi yang bertubuh mungil dan putih ini diajak 3 penghipnotis jalan-jalan di lobi Mal Pondok Indah 1.Lalu di pintu gerbang keluar, Santi diminta dompet, perhiasan dan handphone. Kemudian, masih dalam keadaan terhipnotis, Santi dinaikkan ke Kopaja 86 arah Lebak Bulus.Kemudian, ketiga pelaku kabur dengan taksi ke arah Lebak Bulus. Sekitar 20 menit kemudian, Santi sadar dan langsung berteriak: "Astaghfirullah!"Sadar dirinya dihipnotis, Santi langsung turun dari Kopaja dan meminta bantuan pengendara sepeda motor yang lewat untuk mengejar taksi yang dinaiki pelaku.Setelah dikejar, akhirnya taksi Blue Bird yang dinaiki pelaku yang sedang melintas di depan Ruko McDonald's Pondok Indah langsung dihentikan oleh Santi dan pengendara sepeda motor bebek Honda Supra. Setelah taksi berhenti, Santi berteriak: "Maallliiiiing!!!"Akhirnya puluhan warga yang berada di sekitar ruko langsung memberikan hadiah berupa bogem mentah kepada pelaku. Bak! Buk! Bak! Buk!Ketiganya pun langsung tersungkur sambil berusaha kabur. Namun tubuh pelaku tidak berbekas apapun. Warga menduga pelaku menggunakan jimat. Namun pelaku tidak mengaku.Karena penasaran tubuh pelaku tetap mulus meski dibogem, warga pun banyak yang berdatangan untuk ikut membogem pelaku.Akhirnya puluhan sekuriti ruko mengamankan ketiganya di pos ruko tersebut.Menurut pengakuan pelaku, Sutanto, aksi ini merupakan yang pertama kalinya.Ketiga pelaku yang tinggal di kawasan Terminal Kampung Rambutan itu kini hanya memakai celana dalam saja. Ratusan warga masih menunggu di luar posko untuk menghabisi ketiganya."Cekik saja, Mas. Sepuluh menit dicekik saja juga mati. Kebal dari mana," ketus Daryo, tukang ojek setempat.Sementara Santi yang mengenakan kaos putih dan celana jeans kini tertunduk lesu di depan ruko dan sesekali menutup mukanya. "Jangan di-shoot dong saya, nanti masuk TV," elak Santi. (nik/sss)


Berita Terkait