Menjelang musim haji 2026, calon jemaah perlu memastikan status visa haji yang menjadi syarat utama keberangkatan ke Tanah Suci. Pengecekan visa ini bisa dilakukan secara online melalui laman resmi pemerintah Arab Saudi.
Ada dua cara yang umum digunakan untuk mengecek visa haji, yakni melalui situs Ministry of Foreign Affairs Saudi Arabia (MOFA) dan platform KSA Visa. Berikut panduan lengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara Cek Visa Haji Lewat MOFA
Sebelum memulai pengecekan, siapkan paspor karena data di dalamnya akan digunakan saat proses verifikasi lewat laman MOFA.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi MOFA
- Ubah bahasa ke English melalui menu di pojok kanan atas
- Pilih layanan pencarian visa (opsi pencarian berdasarkan data individu)
- Masukkan nama depan (first name) sesuai paspor
- Masukkan nomor paspor pada kolom yang tersedia
- Pilih kewarganegaraan Indonesia
- Isi kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol pencarian atau "Inquire"
- Hasil status visa akan ditampilkan di layar jika data sudah tersedia
Cara Cek Visa Haji Lewat KSA Visa
Selain MOFA, pengecekan juga dapat dilakukan melalui situs resmi KSA Visa yang terintegrasi dengan sistem layanan visa Arab Saudi.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka situs resmi KSA Visa
- Pilih menu "Track Application"
- Masukkan nomor pengajuan atau nomor visa
- Isi nomor identitas dengan nomor paspor
- Masukkan kode captcha sesuai tampilan
- Klik "Track My Application"
- Tunggu beberapa saat hingga status visa muncul
Catatan Penting
Ada beberapa kemungkinan hasil saat melakukan pengecekan visa:
- Jika visa sudah terbit, data akan langsung ditampilkan lengkap di layar
- Jika belum tersedia, sistem bisa menampilkan notifikasi bahwa data belum ditemukan
Kondisi tersebut umumnya terjadi karena proses penerbitan visa masih berjalan. Calon jemaah disarankan melakukan pengecekan secara berkala melalui situs resmi.
Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji
Selain visa, calon jemaah juga dapat mengecek estimasi keberangkatan haji secara online melalui situs resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs https://haji.go.id/estimasi-keberangkatan
- Masukkan nomor porsi haji pada kolom yang tersedia
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar
- Klik tombol cari atau submit
- Estimasi keberangkatan haji akan muncul secara otomatis
Sistem akan menampilkan informasi berupa nama jemaah, nomor porsi, serta perkiraan tahun keberangkatan haji sesuai antrean yang berlaku.
Jadwal Rencana Perjalanan Haji 2026
Sebagai informasi, merujuk rencana perjalanan haji 1447 H/2026 M yang disusun pemerintah melalui Kementerian Agama, berikut tahapan pentingnya:
- 21 April 2026: Jemaah mulai masuk asrama haji
- 22 April 2026: Awal pemberangkatan gelombang I ke Madinah
- 1 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah dari Madinah ke Makkah
- 6 Mei 2026: Akhir gelombang I dari Tanah Air
- 7 Mei 2026: Awal gelombang II ke Jeddah
- 15 Mei 2026: Akhir pemberangkatan dari Madinah ke Makkah
- 21 Mei 2026: Akhir gelombang II dari Tanah Air
- 25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah ke Arafah
- 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah
- 27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha
- 28-30 Mei 2026: Hari Tasyriq
- 1 Juni 2026: Awal pemulangan gelombang I ke Tanah Air
- 7 Juni 2026: Pergerakan jemaah gelombang II ke Madinah
- 15 Juni 2026: Akhir pemulangan gelombang I
- 16 Juni 2026: Awal pemulangan gelombang II
- 30 Juni 2026: Akhir pemulangan gelombang II
- 1 Juli 2026: Akhir kedatangan jemaah di Tanah Air
Calon jemaah diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah dan otoritas terkait agar tidak ketinggalan perkembangan terbaru terkait penyelenggaraan ibadah haji 2026.
Lihat juga Video: Update Haji 2026: 162 Ribu Visa Diproses Kemenhaj, Target Tuntas Maret











































