×
Ad

Pengukuhan MUI NTB, Nusron Wahid Tekankan Kebermanfaatan dalam Pengabdian

Dea Duta Aulia - detikNews
Sabtu, 11 Apr 2026 20:23 WIB
Foto: dok. Kementerian ATR/BPN
Jakarta -

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menghadiri Pengukuhan dan Silaturahmi Kebangsaan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Masa Khidmat 2025-2030, di Auditorium UIN Mataram, NTB, hari ini. Dia mengingatkan pentingnya menjadikan prinsip yanfa'unnaas atau memberi manfaat bagi manusia, sebagai landasan utama dalam pengabdian.

"Segala sesuatu yang memberikan manfaat bagi umat manusia akan bertahan di muka bumi. Karena itu, melalui MUI, mari kita bersama-sama berikhtiar dan berkhidmat untuk menghadirkan kebermanfaatan di bidang masing-masing," kata Nusron dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/04/2026).

Menurut Nusron, memberikan manfaat kepada masyarakat merupakan ciri utama seorang ulama yakni dengan mendedikasikan waktu, pikiran, tenaga, hingga harta demi kemaslahatan umat. Dalam konteks tersebut, dia mendorong MUI untuk mengambil peran strategis melalui kontribusi nyata di berbagai bidang kehidupan.

Setidaknya ada tujuh bidang pengabdian di antaranya penguatan kehidupan beragama, peningkatan pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan pendidikan Islam yang berkualitas. Lebih lanjut, pengabdian bisa dilakukan dalam aspek pembinaan moral, pendampingan saat menghadapi kematian, hingga penguatan nilai-nilai spiritual juga menjadi bagian penting dari peran ulama di tengah masyarakat.

Dalam bidang ekonomi, Nusron menyoroti soal pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai rata-rata 5% per tahun dalam beberapa tahun terakhir.

"Pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dinikmati secara merata. Kekayaan masih berputar di kelompok tertentu. Karena itu, MUI perlu berperan dalam menyiapkan kader-kader ekonomi umat, tidak hanya fokus pada kader fikih, tetapi juga sektor ekonomi," jelasnya.

Sementara di bidang pendidikan, Nusron menekankan pentingnya peningkatan kualitas lembaga pendidikan Islam, khususnya dengan memperbanyak penguatan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Menurutnya, keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu teknologi menjadi kunci kemajuan umat.

"Ilmu agama penting, tapi tetep harus diseimbang dengan jumlah ilmu-ilmu teknologi," jelasnya.

Sejalan dengan tema kegiatan, 'Sinergi Ulama dan Umara Menjaga NKRI dari NTB' Nusron berharap kehadiran MUI dan berbagai organisasi Islam dapat menjadi bagian dari upaya sistematis dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat bangsa.

"Semua bidang mempunyai peranan masing-masing. Sekali lagi ayo kita bersama-sama lakukan ini, insyaallah pemerintah akan mengayomi. Perintah Pak Prabowo memang konsen terhadap pembinaan, terutama pada ekonomi keumatan dan ekonomi kerakyatan," tutup Nusron.

Dalam kegiatan tersebut, pengukuhan ditandai dengan pembacaan surat keputusan oleh Dewan Pimpinan MUI NTB, Subhan Abdullah Acim. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah yang dipimpin oleh Ketua Umum MUI Bidang Informasi Komunikasi dan Digital (Infokomdigi), Masduki Baidlowi. Adapun yang dikukuhkan kali ini adalah Ketua Umum MUI NTB, TGH Badrun, serta jajaran pengurus lainnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi II Fauzan Khalid, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Rektor UIN Mataram Masnun Tahir, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Shamy Ardian, Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB Stanley beserta jajaran, anggota MUI se-NTB, dan FORKOPIMDA Provinsi NTB.




(prf/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork