2 Pria Tewas Dikeroyok dan Dibakar 5 Pemuda Mabuk di Benoa Bali

2 Pria Tewas Dikeroyok dan Dibakar 5 Pemuda Mabuk di Benoa Bali

Tim detikBali - detikNews
Sabtu, 11 Apr 2026 13:36 WIB
Polresta Denpasar merilis kasus pembakaran dua pria di Benoa, dengan  menghadirkan lima pelaku, Jumat (10/4/2026).
Polresta Denpasar merilis kasus pembakaran dua pria di Benoa, dengan menghadirkan lima pelaku, Jumat (10/4/2026). (Abid Ahmad Ibrahim/detikBali)
Jakarta - Kasus pembakaran dua pria di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, menyisakan rangkaian fakta mengerikan. Dari ajakan duel lewat video call (VC) saat mabuk, pengeroyokan brutal, hingga korban dibakar dalam kondisi masih hidup.

Polisi telah menangkap lima pelaku dalam waktu kurang dari 10 jam setelah kejadian.

Peristiwa bermula saat korban ER (30) dan HA (29) bersama rekannya Budi mengonsumsi minuman keras di kawasan Dermaga Pelabuhan Benoa.

Dalam kondisi mabuk, ER melakukan panggilan video kepada salah satu pelaku, IS, dan diduga mengajak berkelahi sekaligus mengancam akan membunuh.

"Tepatnya di pukul kurang lebih pukul 3 dini hari, korban mengajak para pelaku untuk berantem lewat video call dalam pengaruh minuman beralkohol," ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto Diputra, dilansir detikBali, Jumat (10/4/2026).

Setelah saling tantang, korban mendatangi lokasi pertemuan di depan sebuah restoran.

Lima pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung menyerang. Korban dipukul menggunakan balok kayu dan batu, serta ditendang berulang kali.

Sekitar 30 menit setelah pengeroyokan, para pelaku kembali ke lokasi. Saat korban dalam kondisi lemah, pelaku menyiramkan bensin, lalu membakar tubuh korban hidup-hidup.

Korban HA (29) mengalami luka bakar di tangan dan punggung serta luka terbuka di kepala dan pelipis. Korban lainnya, ER, ditemukan tanpa baju dengan luka robek di bagian pinggang serta luka terbuka di pelipis.

Di lokasi, polisi juga mengamankan berbagai barang bukti topi, sepatu, sandal, dompet berisi identitas dan uang Malaysia, charger ponsel, jam tangan, botol parfum, botol bekas bahan bakar, potongan kayu, anting, serta dua ponsel.

Polisi bergerak cepat dan menangkap lima pelaku berinisial SA, DH, NU, DR, dan IS. NU ditangkap lebih dulu sekitar pukul 12.45 Wita di kawasan Pelabuhan Benoa.

Disusul IS, DH, dan DR di sebuah kos di Jalan Tukad Badung sekitar pukul 13.30 Wita. SA ditangkap sekitar pukul 14.45 Wita di Jalan Batas Dukuh Sari.

"Terkait penemuan dua jenazah di sekitar Pelabuhan Benoa, saat ini peristiwa tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh pihak kami," ujar Agus.

Baca berita selengkapnya di sini.

Tonton juga video "Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman Minta Jatah di Purwakarta"

(fca/fca)



Berita Terkait