Nyali RI Ciut Ganyang Rela

detikPolling

Nyali RI Ciut Ganyang Rela

- detikNews
Selasa, 23 Okt 2007 10:22 WIB
Jakarta - Monster itu bernama Rela. WNI bak buruan empuk bagi milisi sipil Malaysia itu untuk dianiaya seenak-enaknya. Hasil detikPolling menyimpulkan nyali pemerintah Indonesia ciut untuk mengganyang Rela.Polling dibuka pada 10 Oktober 2007. Pertanyaan yang muncul adalah, "Rela, pasukan setara kamra/hansip di Malaysia, kerap menganiaya WNI. Dipukul bahkan diperkosa. Sudah seriuskah RI membela warganya?"Ada dua jawaban yang bisa dipilih, yakni "sudah" dan "belum".Hasil polling hingga Selasa (23/10/2007) pukul 10.00 WIB, 6.975 suara telah masuk. Dari total responden, 6.849 suara (98,19%) memilih belum, nyaris 100 persen. Sedangkan 126 suara (1,81%) memilih sudah. Selisihnya 96,38 persen.Rela beranggotakan 500.000 personel yang sering menyisir warga negara asing, terutama para tenaga kerja Indonesia. Sejumlah buruh, mahasiswa, bahkan istri diplomat RI menjadi korban aksi kekerasan dan pelecehan Rela.Diperkosa, dianiaya, dipukul, digerebek, dirampas uang dan barang, ditangkap. Begitulah yang dialami WNI di Malaysia yang masuk perangkap Rela.Publik Indonesia pun geram. RI diminta menuntut Malaysia membubarkan Rela. KBRI di Kuala Lumpur mengirim surat protes dan meminta personel Rela yang terlibat dalam kekerasan terhadap WNI ditindak tegas.Cukup? Tentu saja tidak. Sebab belum terdengar ada personel Rela yang dihukum. RI pun dituding cemen alias pengecut dan tidak bernyali.Wakil Ketua DPR asal FPDIP Soetardjo Soerjogoeritno bahkan sampai meminta pemerintahan SBY berani menghadapi Malaysia seperti zaman Soekarno yang terkenal dengan slogan, "Ganyang Malaysia!"Meski demikian polling ini tidak bersifat ilmiah dan hanya mencerminkan opini para pembaca detikcom yang berpartisipasi dalam detikPolling. (sss/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads