JK Terpaksa Ngendon di Mobil di Belakang SBY yang Berjalan Kaki
Selasa, 23 Okt 2007 09:00 WIB
Jakarta -
Di luar kebiasaan, Presiden SBY memilih berjalan kaki dari Istana Negara menuju Kantor Presiden, tidak mengendarai mobil golf. Tak dinyana, rombongan kendaraan Wapres JK datang.Jelas tak mungkin rombongan RI-2 menyalip RI-1. Karena itulah rombongan JK langsung berhenti. Setelah SBY tiba di Kantor Presiden, rombongan JK meneruskan perjalanan.Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.50 WIB, Selasa (23/10/2007) di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Saat itu SBY tengah berjalan kaki bersama jubir Andi Mallarangeng dan Seskab Sudi Silalahi, dikawal sejumlah ajudan. SBY mengenakan setelan safari.SBY hendak menuju kantornya guna memimpin pertemuan membahas anggota KPU yang rencananya dilantik sore nanti. Sejumlah pejabat tinggi diundang menghadiri pertemuan itu antara lain Wapres, Mendagri, Menko Polhukam, Menkum HAM, Mensesneg dan Jaksa Agung.Nah, saat rombongan kecil SBY asyik berjalan kaki di bawah naungan mendung, tiba-tiba rombongan JK datang. Seperti biasa, rombongan ini cukup panjang. Ada pasukan keamanan di depan dan di belakang mobil Wapres.Menyalip SBY yang sedang berjalan kaki dengan mobil jelas menyalahi protokoler. Karena itu iring-iringan JK berhenti beberapa saat. Setelah SBY masuk ke kantornya, baru iring-iringan JK memutari taman Istana, lalu berhenti di depan Kantor Presiden.Pertemuan membahas KPU yang sedianya digelar pukul 08.00 WIB ini telat belasan menit karena menunggu kedatangan Mendagri Mardiyanto dari Jawa Timur. Pukul 08.15 WIB, Mardiyanto datang dengan menumpang mobil golf.Sementara Mensesneg Hatta Rajasa sebelum pertemuan itu menyatakan, pelantikan anggota KPU akan dilakukan sore nanti. "Kita sekarang bicara teknisnya. Pokoknya nanti sore dilantik," ujar Hatta.
(nrl/sss)










































