Ledakan yang terjadi di lapangan padel di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Bogor, Jawa Barat berdampak terhadap bangunan SDN 03 Ciangsana. Akibatnya, sekolah menerapkan pembelajaran daring.
"Setelah saya konfirmasi ke Dinas Pendidikan dan juga Kasi Pendidikan di kecamatan, beliau menginstruksikan untuk sementara daring selama dua hari," kata Kepala SDN 3 Ciangsana, Hermansyah, Kamis (9/4/2026).
Berdasarkan informasi yang diterimanya, dia menyampaikan bahwa ledakan berasal dari kafe di lapangan padel tersebut. Sedangkan sekolah mengalami kerusakan di beberapa titik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang terdampak bagi kami itu dulu pertama pagar, pagar sekolah yang hancur, kemudian lapangan sudah retak-retak, kaca dari kelas ada beberapa yang pecah, kemudian tembok ada yang retak," ungkapnya.
Menurutnya, pihak pengelola lapangan padel siap untuk mengganti rugi akibat kerusakan yang ditimbulkan. Evaluasi juga akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Pihak dari padel sih tadi ngobrolnya bahwa beliau ingin memindahkan kantin ke sebelah sehingga tidak dekat dengan sekolah katanya gitu," tuturnya.
Dugaan Penyebab Ledakan
Sebelumnya, BPBD Kabupaten Bogor mengungkap dugaan penyebab ledakan yang terjadi di sebuah Lapangan padel di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Ledakan mulanya dipicu dari kebocoran tabung gas.
"Diduga terjadi kebocoran tabung gas pada area dapur kantin lapangan padel," kata Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin.
Kebocoran gas tersebut kemudian memicu ledakan di lokasi kejadian. Akibatnya, sejumlah bangunan yang ada di sekolah dasar (SD) sebelah lapangan padel mengalami kerusakan.
"Kebocoran tersebut memicu ledakan yang menimbulkan kerusakan pada kantin lapangan dan tembok pagar SDN 03 Ciangsana," jelasnya.











































