Menaker Surati Prabowo, Usul Peserta Magang Nasional Naik Jadi 150 Ribu

Menaker Surati Prabowo, Usul Peserta Magang Nasional Naik Jadi 150 Ribu

Dwi Rahmawati - detikNews
Kamis, 09 Apr 2026 11:56 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) menyampaikan keterangan saat konferensi pers terkait tunjangan hari raya (THR) di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Pemerintah me
Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengusulkan jumlah peserta program magang nasional 2026 naik jadi 150 ribu orang. Ia mengatakan antusiasme terkait program tersebut sangat tinggi.

Hal itu disampaikan Yassierli dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026). Diketahui pada 2025 total yang lolos seleksi di program ini sekitar 100 ribu peserta.

"Jadi tahun 2025 kemarin, total peserta yang lolos seleksi 102.000 sekian, karena ada beberapa yang kemudian mengundurkan diri karena sudah diterima di tempat kerja atau kemudian tidak jadi sehingga kita meloloskan lebih dari kuota," kata Yassierli dalam rapat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yassierli pun mengusulkan tambahan peserta magang untuk 2026 berjumlah 150 ribu orang. Ia menyebut usulan itu sudah disampaikan ke Presiden Prabowo Subianto.

"Bapak dan Ibu yang kami hormati, jadi berdasarkan evaluasi yang memang belum kami lakukan secara komprehensif tapi masih bersifat ya on going sebenarnya, kita lihat antusiasme yang luar biasa dari peserta," kata Yassierli.

"Kemudian apresiasi dari perusahaan kami sudah mengusulkan program magang 2026, kami mengusulkan jumlahnya naik menjadi 150.000 orang. Tapi, Ibu pimpinan ini baru usulan ya, ya surat sudah kami sampaikan kepada Pak Presiden," sambungnya.

Pihaknya menyebut masih menunggu ketersediaan anggaran terkait program magang nasional. Yassierli berharap adanya dukungan dari Kementerian Keuangan hingga Kemenko supaya program tersebut bisa berjalan dengan lancar.

"Dan kami masih menunggu ketersediaan anggaran dan semoga ini juga dengan dukungan dari apa, dari Kementerian Keuangan, dari Kemenko, nanti program ini bisa kita laksanakan. Sehingga harapan dari tadi para peserta magang bahwa program magang ini bisa berlanjut di tahun ini memang bisa terwujud," imbuhnya.

Tonton juga video "Menaker Tegaskan Sanksi Menanti Bila Hak Buruh Dipangkas gegara WFH"

(dwr/azh)


Berita Terkait