Dokter yang Tangani Nadiem Diperiksa Hakim, Pengacara Bicara Risiko Kematian

Dokter yang Tangani Nadiem Diperiksa Hakim, Pengacara Bicara Risiko Kematian

Adhfar Aulia Syuhada - detikNews
Senin, 06 Apr 2026 20:52 WIB
Terdakwa kasus korupsi, mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim kembali menghadiri sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Nadiem Makarim (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Dokter yang menangani terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim diperiksa hakim. Dokter menjelaskan terkait kondisi kesehatan Nadiem.

"Iya itu juga bahwa udah ketahuan Nadiem nih sakit ya. Oleh karena itu, karena ini masalah personal tadi di sidang udah dibuktikan sakitnya apa di situ. Dokternya langsung datang," ujar kuasa hukum Nadiem Dodi S Abdulkadir saat sela sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Dodi belum merinci penyakit apa yang dimiliki Nadiem. Meski begitu, Dodi menyebutkan penyakit Nadiem bisa mengancam jika akhirnya muncul infeksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akhirnya apa? Bisa mati Pak Nadiem tuh tadi dokter bilang kalau dia infeksi. Cuman Nadiem nih kan gila. 'udahlah nggak apa-apalah,' katanya (Nadiem)," kata Dodi.

Dodi berharap pengadilan bisa dilakukan dengan manusiawi. Dia berharap jam pengadilan bisa dibatasi dengan ketat.

ADVERTISEMENT

"Apa manusiawi sidang sampai jam 12 malam? Apa manusiawi? Kan ada ketentuannya. Orang juga dihargai dong. Orang kan mau beribadah. Orang Islam mau beribadah salat magrib, salat isya, beribadah dia. Oleh karena itu, jam pengadilan dibatasi secara ketat, bukan mau-maunya aja," katanya.

Dalam perkara ini, eks Mendikbudristek Nadiem Makarim didakwa melakukan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook saat menjabat Mendikbudristek. Proyek itu disebut menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun.

Nadiem telah mengajukan eksepsi. Hakim menolak eksepsi tersebut dan meminta sidang dilanjutkan ke tahap pembuktian.

Simak juga Video: Kata Nadiem soal Rapat Zoom Tak Pernah Direkam

Halaman 2 dari 2
(isa/isa)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads