Kawasan Gunung Bromo digandrungi wisatawan pada momen libur Lebaran 2026. Jip-jip wisata pun sempat mengular panjang di jalur menanjak.
Dilansir detikJatim, antrean panjang jip di Bromo sempat viral dalam sebuah video di media sosial (medsos). Momen itu terjadi pada Minggu (22/3/2026) lalu.
Penumpukan kendaraan itu terjadi di Simpang Dingklik. Lokasi Simpang Dingklik adalah 'leher botol' karena menjadi titik pertemuan jip dari arah Malang, Pasuruan, dan Probolinggo menuju kawasan Pananjakan.
Ketua Tim Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan TNBTS, Hendra Wisantara, mengonfirmasi kepadatan itu. Dia mengungkapkan penyebab utama kemacetan parah itu terjadi karena pertemuan arus dari tiga pintu masuk yang melebihi daya tampung jalan.
"Betul, itu di Persimpangan Dingklik menuju Pananjakan, titik pertemuan kendaraan roda 4 dari 3 pintu masuk di Malang, Pasuruan, dan Probolinggo," ujarnya dilansir detikJatim, Senin (23/3/2026).
"Itu persimpangan titik pertemuan dari 3 pintu masuk. Ketika volume kendaraan melebihi daya tampung jalan di persimpangan tidak cukup," lanjutnya.
Hendra menjelaskan arus wisatawan pada Idulfitri kali ini mengalami kenaikan yang sangat tajam jika dibandingkan dengan hari biasa. Kepadatan bahkan sudah mulai terlihat sejak Minggu malam, yang kali ini didominasi oleh pemudik pengguna sepeda motor.
Berdasarkan data Balai Besar TNBTS, total kunjungan sejak 21 Maret hingga 23 Maret 2026 siang mencatatkan angka fantastis, yakni 14.886 wisatawan. Puncak kepadatan terjadi pada hari ini, Senin (23/3), dengan total 8.242 pengunjung yang memadati kawasan kaldera dan penanjakan.
Tingginya minat ini membuat pengelola menambah kuota harian sebanyak 1.000 orang, dari semula 2.752 menjadi 3.752 orang per hari.
Baca berita selengkapnya di sini dan di sini.
Lihat juga Video: Jip Wisata Merapi Diserbu 9 Ribu Wisatawan
(fca/imk)