Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Mudik Lebaran 24 Maret

Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Mudik Lebaran 24 Maret

Adrial akbar - detikNews
Jumat, 20 Mar 2026 19:10 WIB
Ilustrasi titik kemacetan arus balik
Foto: Ilustrasi arus balik mudik Lebaran. (Getty Images/iStockphoto/Yamtono_Sardi)
Jakarta - Puncak arus balik mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24 Maret mendatang. Jasa Marga mengimbau pemudik yang akan kembali untuk menghindari tanggal tersebut.

"Prediksi kami pada arus balik nanti adalah di tanggal 24 Maret. Untuk itu kepada masyarakat agar tetap nyaman, bisa melihat seluruh informasi tentang kepadatan jalan agar menghindari tanggal 24, baik setelah atau sebelumnya," kata Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga (Persero) Rivan Achmad Purwantono di Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, Jumat (20/3/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengimbau masyarakat kembali mudik setelah 24 Maret. Imbauan ini disampaikan agar arus balik tidak terkonsentrasi dalam 1 hari.

"Pemerintah mengimbau ya, dengan diberikannya WFH (Work From Home) ini setidaknya bisa menjadwalkan tidak kembali pada arus puncak ya. Bisa kembali silakan di tanggal 25, 26, 27 sampai dengan 29. Sehingga arus puncak ini bisa tersebar di setiap hari ya," kata Aan.

Aan kemudian mengingatkan soal aturan bagi kendaraan sumbu tiga mengaspal, yakni mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang berlaku. Dia menekankan kendaraan sumbu tiga ke atas, kereta tempeldan sejenisnya dilarang beroperasi hingga 29 Maret mendatang.

"Kami mengimbau kepada operator angkutan logistik, terutama yang dibatasi ya, ini sampai tanggal 29 agar dipatuhi SKB yang sudah ada," tegas Aan.

"Untuk pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas, kereta tempel, dan angkutan yang dilarang beroperasi sampai tanggal 29," tambahnya.

Tonton juga video "Data H-2 Lebaran: 22.965 Pemudik Menyeberang Via Tanjung Priok"

(ial/aud)



Berita Terkait