Pemburu Baju Baru Masih Sesaki PKL Tanah Abang
Rabu, 10 Okt 2007 13:23 WIB
Jakarta - Perburuan baju baru rupanya belum berakhir. Kawasan kaki lima di sekitar Pasar Tanah Abang masih dijubeli pembeli. Ribuan pembeli tumplek di kaki lima Tanah Abang, Jl Fahrudin, Jakarta, Rabu (10/10/2007). Tak peduli meski berdesak-desakan dan tersengat sinar matahari, pembeli terus memburu pakaian yang dicari.Harga yang ditawarkan memang lebih murah dibandingkan jika berbelanja di mal. Contohnya saja baju koko ditawarkan Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu, celana panjang pria berkisar antara Rp 35 ribu hingga Rp 50 ribu. Sedangkan untuk busana muslim wanita antara Rp 35 ribu hingga Rp 65 ribu dan sarung Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu."Saya memang langganan ke Tanah Abang. Kalau beli di Tanah Abang Rp 100 ribu sudah dapat dua stel. Kalau beli di mal, harga segitu nggak dapat apa-apa," kata seorang konsumen, Lilis (38).Sementara itu, Hasan (42), pedagang kaki lima, mengaku mengalami peningkatan omset menjelang Lebaran. "Alhamdulillah sampai hari ini sekitar 20 kodi yang sudah laku," ujar dia.Namun nasib yang sama tak menghampiri Arif (24). Pedagang baju muslim mengaku baru berhasil menjual 5 kodi. "Ini baru laku 5 kodi. Kalau tahun kemarin saya bisa laku 10 kodi. Mungkin nanti," imbuh dia.Kawasan Pasar Tanah Abang adalah pusat garmen murah di Indonesia. Selain PKL dan pasar tak ber-AC, di kawasan ini juga terdapat pasar moderen yang sejuk seperti Pasar Tanah Abang Blok A, Jembatan Tanah Abang Center (JTC), Tanah Abang Center (TC), dll.
(mly/nrl)











































