Polisi membubarkan konvoi sejumlah anak muda di wilayah Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Mereka ditindak karena konvoi sambil membawa bendera dan petasan.
"Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan 23 pemuda yang terlibat dalam rombongan konvoi," kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, Senin (16/3/2026).
Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (15/3) malam. Penindakan dilakukan setelah petugas menerima laporan masyarakat mengenai adanya rombongan pemuda membawa atribut dan petasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim patroli yang tengah melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan langsung menuju lokasi untuk melakukan pencegahan guna menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama selama suasana bulan Ramadan saat aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari meningkat," jelasnya.
Patroli gabungan menurutnya terus ditingkatkan guna mencegah potensi gangguan keamanan di masyarakat. Khusunya pada malam hari dan sejumlah titik rawan kejahatan.
"Aktivitas konvoi yang berpotensi menimbulkan kerawanan akan ditindak sesuai aturan. Kegiatan serupa juga kerap ditemukan saat patroli malam sehingga patroli rayonisasi bersama jajaran kewilayahan terus digencarkan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif bagi masyarakat selama Ramadan," bebernya.
Dalam penindakan itu, sebanyak 7 unit sepeda motor turut diamankan. Selain itu, sebanyak 23 unit telepon genggam, 13 bendera, dan 1 petasan turut disita.
"Mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan yang mengganggu ketertiban umum serta dapat melaporkan potensi gangguan keamanan melalui call center 110," pungkasnya.
Lihat juga Video 'Viral Pemotor Konvoi-Nyalakan Flare di Makassar, Polisi Selidiki':
(rdh/jbr)









































