Djafar Umar: Hindarkan Kesan Amrozi Cs Pahlawan

Djafar Umar: Hindarkan Kesan Amrozi Cs Pahlawan

- detikNews
Selasa, 02 Okt 2007 20:36 WIB
Jakarta - Mantan Panglima Laskar Jihad Djafar Umar Thalib meminta sebelum eksekusi mati pelaku teroris bom Bali, Amrozi Cs, pemerintah mensosialisasikan kenapa mengambil tindakan seperti itu. Hal ini untuk menghindarkan persepsi mereka sebagai tokoh atau pahlawan yang terdzolimi."Usahakan pelaksanaan eksekusi terhadap tokoh-tokoh pengacau itu, jangan sampai memberi peluang tampilnya orang-orang ini sebagai pahlawan. Ini sangat merugikan kita," kata Djafar Umar Thalib kepada detikcom usai diskusi tentang suburnya gerakan Islam garis keras di Universitas Paramadina, Jl Gatot Subroto, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2007).Untuk menghindarkan kesan seperti itu, menurut Djafar Umar, pemerintah harus melaksanakan eksekusi mati dengan sedemikian rupa. Misalnya, sebelum eksekusi terlebih dahulu memberikan sosialisasi yang baik tentang kenapa tokoh-tokoh ini dihukum mati dan pemahaman tentang gerakan garis keras."Ini perlu dilakukan agar tidak timbulkan pemahaman seperti itu," tandas Djafar Umar.Djafar Umar juga setuju bila pelaksanaan eksekusi terhadap Amrozi, Imam Samudera, Muklas dilakukan di luar wilayah Bali. "Kalau bisa di luar Bali, karena bisa dimobilisasi oleh kelompok tertentu dengan anggapan mereka tokoh Islam yang didzolimi oleh kelompok Hindu. Karena simbol-simbol agama itu paling mudah ditunggangi," imbuhnya.Seperti diketahu permohonan kasasi Amrozi Cs telah ditolak Mahkamah Agung. Artinya,Amrozi Cs harus menjalani eksekusi mati yang akan dilakukan pihak kejaksaan.Namun hingga kini belum diketahui tepatnya kapan dan waktu pelaksanaan eksekusi setelah lebaran nanti. Hanya saja 10 personel brimob telah disiapkan sebagai regu tembak dalam eksekusi tersebut. (zal/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads