Permadi Cari Setan Gundul Penjegal Mega ke Mentawai

Permadi Cari Setan Gundul Penjegal Mega ke Mentawai

- detikNews
Senin, 01 Okt 2007 14:54 WIB
Jakarta - Pembatalan penggunaan helikopter TNI AU untuk kunjungan Megawati ke Mentawai berbuntut panjang. Anggota Komisi I Permadi menyebut orang yang menggagalkan kunjungan Mega itu sebagai setan gundul."Jangan ada dusta di antara kita. Katakan saja, siapa setan gundul yang melarang Megawati menggunakan heli TNI AU," ujar Permadi saat rapat kerja dengan jajaran Menko Polhukam di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2007).Menurut Permadi, Megawati sebagai mantan presiden seharusnya dihargai. Apalagi, banyak latar belakang sejarah TNI AU yang terkait dengan Megawati.Mulai dari suami pertama Mega yang prajurit TNI AU, sampai perjuangan Mega untuk membeli Sukhoi bagi TNI AU pada tahun 2004."Wapres JK ikut campur dalam masalah ini, berarti ini bukan lagi soal kecil. Kalau di luar negeri, mantan-mantan presiden disediakan pesawat kepresidenan, seperti di AS," imbuhnya.Dia menjelaskan, Mega mencarter helikopter itu sudah sejak lama. "Tapi mendadak ditolak. Padahal suami Mega yang pertama itu meninggal setelah menjalankan tugas. Dulu, Mega tetap berjuang membeli Sukhoi meski digebuki Komisi I," urai Permadi.Selain menyentil soal Mega, dia juga meminta Menko Polhukam untuk memprotes tindakan Singapura dan Malaysia terkait banyak hal. Antara lain pelanggaran yang dilakukan Malaysia terhadap RI, seperti pemukulan wasit dan illegal logging.Hingga pukul 14.10 WIB, raker ini masih berlangsung. Pertanyaan dari anggota Komisi I DPR masih terus mencecar Menko Polhukam.Raker itu dihadiri oleh Menko Polhukam Widodo AS, Menhan Juwono Sudarsono, Mendagri Mardiyanto, Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto, Kapolri Jenderal Pol Sutanto, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Kepala BIN Syamsir Siregar, Menneg PDT Lukman Edi, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi. Sedangkan Menlu dan Menkum HAM diwakili oleh sekjen. (fiq/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads