Komisi II DPR Sudah Kantongi Nasib Theofilus
Senin, 01 Okt 2007 07:45 WIB
Jakarta - Calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang kontroversial Theofilus Waimuri, mendapat urutan pertama dalam fit and proper test.Namun, Komisi II DPR sudah mengantongi nasib pria yang disebut-sebut pernah menjadi caleg Partai Demokrat itu sebelum tes diadakan."Theofilus mendapat urutan pertama. Karena kita mau segera diskualifikasi, biar cepat-cepat selesai," ujar anggota Komisi II DPR dari FPKS M Nasir Jamil ketika dihubungi detikcom, Senin (1/10/2007).Jadi keputusannya adalah DPR mendiskualifikasi Theo? "Iya," ujar Nasir. Keputusan itu sudah diambil bulat di Komisi II DPR sejak Jumat 28 September 2007. Apakah segala penjelasan dan klarifikasi Theo tidak mempengaruhi keputusan itu? "Tidak. Bahkan banyak teman yang tidak ingin mengikutkan Theofilus dalam fit and proper test. Tapi akhirnya diikutkan dan ditaruh urutan pertama," ujar dia.Lantas mengapa Theo tetap diikutkan bila sudah diputuskan didiskualifikasi? "Kita hanya menghormati presiden. Dalam surat presiden kan tercantum nama Theofilus," tutur Nasir.Nasir enggan menanggapi ancaman anggota Komisi II yang akan walk out bila Theofilus dites. "Sudahlah, kita menghormati presiden saja," katanya.Hari ini, lanjut Nasir, akan ada 5 hingga 7 calon anggota KPU yang akan menjalani fit and proper test. Tes ini berlangsung hingga Rabu 3 Oktober 2007. Setiap peserta akan mendapatkan waktu ujian 1 jam.Masing-masing anggota Komisi II DPR akan memilih 7 nama, yang terdiri dari 5 nama calon laki-laki dan 2 nama calon perempuan."Kalau tidak seperti itu, suaranya gagal. Setelah itu kita akan mufakatkan. Kalau tidak bisa ya voting," kata dia.Setelah tes berakhir dalam waktu 1 atau 2 hari DPR akan mengeluarkan 7 nama anggota KPU hasil tes. "Mungkin tanggal 4 atau 5 Oktober keluar hasilnya. Tidak bisa lama-lama, mereka kan harus cepat bekerja," jelasnya.Sementara itu, untuk mengklarifikasi nasib Theofilus yang sudah diputuskan, Ketua Komisi II EE Mangindaan dan Wakil Ketua Idrus Marham tidak mengangkat ponselnya.
(nwk/nrl)











































