Putra TB Silalahi Laporkan Iyul ke Mabes Polri
Jumat, 28 Sep 2007 18:46 WIB
Jakarta - Paul Banuara Silalahi, putra TB Silalahi yang dituding menerima pemberian rumah dari pengusaha Henry Leo akhirnya mengadukan, Iyul Sulinah, istri Henry Leo ke Mabes Polri. Paul melaporkan ke polisi, karena merasa nama baiknya telah dicemarkan dengan tudingan Iyul."Beberapa kali Iyul Sulinah menyatakan di media massa bahwa rumah di Jalan Pantai Kuta, Ancol Timur merupakan pemberian Henry Leo kepada Paul. Terutama pemberian itu dikaitkan dengan dana Asabri. Pernyataan ini menciderai nama baik klien kami," kata kuasa hukum Paul Banuara Silalahi, Sugeng Teguh Santoso kepada wartawan saat jumpa pers di Hotel Grand Melia, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2007).Untuk itu, kata Sugeng, sebagai warga negara Indonesia Paul juga punya hak hukum untuk melaporkan Iyul ke Mabes Polri dengan laporan pencemaran nama baik. Laporan dilakukan ke Mabes Polri pada Selasa 25 September 2007 dengan nomor 437/X/2007/Siaga-1.Laporan ini dibuat karena berita-berita yang memuat pernyataan Iyul soal pemberian rumah kepada putra TB Silalahi yang dikaitakan dengan kasus Asabri. "Tentunya, pernyataan ini mempunyai dampak hukum dan aspek pembunuhan karakter terhadap TB Silalahi," ujarnya."Untuk itu, satu-satunya jalan yang paling prosedur kita melaporkan ke polisi. Agar kasus ini tidak melebar kemana-mana," tambahnya.Sugeng menjelaskan, jika berbicara aspek hukum yang berhak mengeluarkan pernyataan adalah institusi lembaga hukum yang terkait. Padahal pihak Kejaksaan Agung sudah menyatakan sudah tidak ada masalah dengan rumah tersebut dan juga TB Silalahi.Sugeng mengatakan, sebenarnya kliennya Paul tidak pernah diberikan rumah oleh Henry Leo. "Yang ada adalah jual beli rumah itu senilai Rp 1 miliar lebih. Jadi ini tidak benar pemberian yang dikaitkan dengan dana Asabri, tapi ini jual beli karena ada aktenya" tambahnya.Sugeng menyatakan, dalam laporan pencemaran nama baik ini tidak mencantumkan ganti rugi materil, karena ini persoalan pidana. Di tempat yang sama, Paul mengaku kenal dengan Henry Leo sejak tahun 1997. Namun, perkenalan itu terkait bisnis di bidang properti. "Ayah saya tidak kenal dengan Henry Leo, tapi saya memang sempat mengenalkannya. Dan tidak benar Henry Leo adalah anak angkat ayah saya," tegasnya.Paul juga heran dengan sikap Iyul yang menyebut-menyebut namanya. Padahal dia belum membeli rumah itu dari Henry Leo yang dibayarkan secara bertahap sebanyak 2 kali. Dia mengatakan, sebenarnya setelah rumah itu dibeli dan direnovasi lalu dijual kembali pada tahun 2000. "Jadi saya tidak ada hubungan lagi dengan rumah itu, kenapa saya dikaitkan lagi," kata Paul.
(mar/ary)











































