Warga Jember Tewas Tersengat Listrik Saat Bersih-bersih Rumah Usai Banjir

Warga Jember Tewas Tersengat Listrik Saat Bersih-bersih Rumah Usai Banjir

Antara - detikNews
Sabtu, 14 Feb 2026 05:29 WIB
Kondisi Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember terendam banjir
Foto: Banjir Jember (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Siti (55), warga Desa Kaliwining, Rambipuji, Jember, Jawa timur (Jatim), tewas tersengat listrik. Korban tersengat listrik saat membersihkan rumahnya pascabanjir.

"Korban meninggal atas nama Siti Nurfadila (55), dan keluarga juga sudah mengikhlaskan, sehingga dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di desa setempat," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edi Budi Susilo, dilansir Antara, Sabtu (14/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/2/2026) malam. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Rambipuji.

"Setelah dilakukan penanganan di Pustu Rambipuji, korban yang tersengat listrik saat banjir dinyatakan meninggal dunia beberapa menit kemudian," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan hujan deras yang mengguyur Jember selama beberapa jam menyebabkan debit sejumlah sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga di beberapa kecamatan di Kabupaten Jember.

"Warga yang terdampak banjir di Kecamatan Rambipuji jumlahnya paling banyak dibandingkan kecamatan lainnya, mencapai 3.774 keluarga, yang tersebar di tujuh desa, yakni Desa Rambigundam, Rambipuji, Curahmalang, Nogosari, Kaliwining, Gugut, dan Rowotamtu," katanya.

Bantuan logistik juga telah diterjunkan ke warga terdampak dengan prioritas penanganan di Kecamatan Rambipuji karena jumlah warga yang terdampak sebanyak 3.774 keluarga, sehingga mendirikan dapur umum di empat desa di Kecamatan Rambipuji.

"Kami juga sudah mendistribusikan logistik untuk warga di Kecamatan Bangsalsari dan Wuluhan. Semua warga yang mengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kesiagaannya terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem karena pihak BMKG merilis kewaspadaan cuaca ekstrem di Jawa Timur pada periode 10-20 Februari 2026.

(dek/dek)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads