Arti Penting Penangkapan Irawady, KY Harus mencontoh KPK
Kamis, 27 Sep 2007 06:19 WIB
Jakarta -
Penangkapan anggota Komisi Yudisial (KY) Irawady Joenoes karena diduga menerima suap sangat mengejutkan. Namun peristiwa ini memiliki setidaknya dua arti penting dalam pemberantasan korupsi."Pertama, KPK memperlihatkan success story di tengah konspirasi untuk melumpuhkan dan membubarkannya," ujar anggota Komisi III DPR Suryama dalam keterangan tertulisnya yang diterima detikcom, Kamis (27/9/2007).Ditambahkan dia, pemberantasan korupsi memang memerlukan cara-cara yang luar biasa. Suryama mencontohkan, kewenangan untuk melakukan penyadapan atau menghimpun kewenangan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan dalam satu lembaga."Ibarat ambulans gawat darurat yang perlu mendapat kelengkapan khusus dan prioritas dalam menembus jalan yang macet," cetusnya.Dengan succes story tersebut, KPK perlu diperkuat lagi dengan UU antikorupsi yang lebih keras, dengan dukungan anggaran yang memadai, dan SDM yang terbaik."Usaha-usaha melumpuhkan KPK harus dilawan secara bersama oleh seluruh masyarakat," tambah Suryaman.Arti penting kedua, KY yang mendapat mandat untuk mengawal reformasi peradilan, perlu bertindak cepat untuk membersihkan lembaga itu dari siapa saja yang tidak patuh pada hukum dan etika jabatan.Dengan peristiwa tersebut, maka bisa menjadikan kepercayaan publik terhadap semua upaya menghadirkan peradilan yang jujur, bersih, dan berwibawa menjadi luntur."Jadi KY harus bertindak keras dan cepat sebagaimana KPK telah memberi contoh," tandas Suryama.
(nvt/nvt)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































