Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menyaksikan sampah menyumbat saluran air di Pasar Ciruas, Serang, Banten. Ia bersama anggota Polres Serang membersihkan lokasi tersebut sekaligus mengingatkan pedagang agar peduli terhadap kebersihan.
Gerakan Jumat Bersih digelar di Pasar Ciruas, Jumat (6/2/2026). Sebanyak 100 personel Polres Serang dikerahkan untuk membersihkan lingkungan pasar.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya menciptakan lingkungan pasar yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi bersama masyarakat membersihkan pasar dari sampah plastik dan sisa sayuran. Sampah tersebut menyumbat saluran air dan berpotensi menyebabkan banjir di kawasan pasar.
Tak hanya menyumbat saluran air, sampah plastik dan sisa sayuran juga menumpuk di pinggir jalan. Kondisi itu menimbulkan bau dan mengganggu kenyamanan pengunjung.
"Pasar adalah pusat aktivitas warga, sehingga kebersihannya harus dijaga bersama agar tidak menimbulkan penyakit maupun kemacetan," ujar Andri.
"Selokan yang bersih sangat penting untuk mencegah banjir dan menjaga sanitasi lingkungan pasar," katanya.
Andri mengimbau para pedagang agar lebih peduli terhadap kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
"Kami mengajak para pedagang untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di pinggir jalan dan selokan," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada pedagang dan masyarakat agar tidak memarkir kendaraan roda dua maupun roda empat di bahu jalan.
"Parkir sembarangan menjadi salah satu penyebab kemacetan di kawasan Pasar Ciruas," ucapnya.
Simak juga Video 'Fokus Wamenpar soal Sampah dan Kebersihan Toilet di Bali':
(aik/whn)









































