20 Orang Diselamatkan Setelah Diculik Kelompok Bersenjata di Nigeria

20 Orang Diselamatkan Setelah Diculik Kelompok Bersenjata di Nigeria

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 08 Okt 2026 05:20 WIB
ilustrasi penculikan di Tabanan, Bali
Foto: Dok.Detikcom
Jakarta -

Kepolisian Nigeria pada Rabu mengatakan 20 orang yang diculik dari dua bus oleh sekelompok pria bersenjata di Negara Bagian Imo, Nigeria bagian tenggara. Para korban diselamatkan setelah enam hari disandera.

Dilansir AFP, Kamis (8/10/2026), para penumpang tersebut merupakan anggota National Youth Service Corps (NYSC) Nigeria, program pengabdian nasional selama satu tahun bagi lulusan universitas. Mereka sedang dalam perjalanan dari Ibadan, ibu kota Negara Bagian Oyo di Nigeria barat daya.

Kepolisian Negara Bagian Imo mengatakan kedua bus tersebut dihentikan oleh sejumlah pria bersenjata yang belum teridentifikasi pada Kamis (1/10), dini hari di sebuah jalan dekat Kota Umunoha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para korban diselamatkan pada 7 Oktober 2026 di Desa Amakohia Ubi, Negara Bagian Imo, setelah operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan secara intensif," kata juru bicara kepolisian Ani Iniedu dalam sebuah pernyataan.

ADVERTISEMENT

"Mereka kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan medis dan mendapatkan perawatan yang diperlukan," katanya.

Dia mengatakan polisi masih berupaya menangkap para penculik.

Penculikan untuk mendapatkan uang tebusan yang dilakukan oleh kelompok kriminal, kelompok bersenjata, dan kelompok jihad menjadi industri bernilai jutaan dolar di negara dengan populasi terbesar di Afrika tersebut, meskipun kekerasan biasanya terkonsentrasi di wilayah utara.

Wilayah tenggara Nigeria mengalami peningkatan kekerasan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk penculikan dan serangan mematikan terhadap pos pemeriksaan keamanan. Kekerasan tersebut terjadi ketika kelompok separatis mendorong kemerdekaan wilayah tersebut.

(aik/aik)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini