Saldo PT DI Sisa Rp 21,2 Miliar

Saldo PT DI Sisa Rp 21,2 Miliar

- detikNews
Senin, 24 Sep 2007 13:42 WIB
Jakarta - Saldo di rekening PT Dirgantara Indonesia (DI) masih tersisa Rp 21,2 miliar. Saldo itu terkumpul di 45 rekening PT DI yang tersebar di 7 bank.Hal itu dilaporkan kurator Taufik Nugraha saat membacakan laporan pendahuluan dalam rapat kreditor, debitor dan kurator dalam kasus kepailitan PT DI di Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2007) pukul 11.40 WIB hingga 12.20 WIB."Kurator telah melakukan tindakan pengawasan terhadap 45 rekening yang tersebar di 7 bank, antara lain Bank Mandiri, Bukopin dan BNI," ujar Taufik.Menurut dia, kurator telah melakukan pembekuan terhadap 45 rekening dan mengganti nama rekening itu atas nama PT DI Persero (dalam pailit) qq Taufik Nugraha.Untuk mencairkannya, lanjut dia, membutuhkan 3 tanda tangan, yakni Dirut PT DI, Direktur Keuangan PT DI, dan atas persetujuan kurator."Saldo hingga tanggal 12 September 2007, kurang lebih Rp 21,2 miliar," ujarnya.Selain itu, Taufik mengatakan PT DI mengajukan 20 surat permohonan persetujuan untuk membiayai operasional perusahaan. Namun tidak semua isi surat itu dikabulkan."Yang dikabulkan adalah yang berhubungan dengan biaya proyek yang dapat menimbulkan hak tagih terhadap para customer," cetus dia.Selain itu, Taufik menambahkan juga disetujui biaya operasional yang bila tidak dikeluarkan operasional akan berhenti, biaya yang berhubungan dengan SDM yang meliputi biaya gaji, tunjangan dan THR."Karena SDM adalah faktor utama agar perusahaan berjalan," kata Taufik.Menurut dia, kurator telah menandatangani 185 lembar cek dengan total Rp 30 miliar sebagai pembayaran THR, gaji, juga asuransi pilot.Dikatakan dia, sejak tanggal 4-18 September, tidak ada pengeluaran yang dikeluarkan tanpa sepengetahuan kurator.Sedangkan terkait pendaftaran tagihan utang terhadap PT DI batas akhirnya 8 Oktober 2007 dan akan dilakukan verifikasi pada 22 Oktober 2007. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads