Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Kali Cakung Lama di Jakarta Utara akan dinormalisasi. Dia menargetkan proyek normalisasi tuntas pada akhir 2027.
Hal tersebut disampaikan Pramono saat meninjau pengerukan Kali Cakung Lama di Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026). Dia mengatakan normalisasi tak boleh dilakukan sebagian saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Normalisasi Kali Cakung Lama ini saya putuskan tidak boleh kerjanya sepotong-sepotong. Harus sampai selesai. Targetnya akhir 2027 rampung," kata Pramono.
Pramono mengatakan normalisasi akan dilakukan sepanjang 8,5 kilometer dengan volume pengerukan sekitar 45 ribu meter kubik. Dia mengatakan bagian muara sungai akan dibuat lebih lebar.
"Di muaranya justru harus lebih lebar. Karena itu nanti akan kita lebarkan, bahkan sampai 15 meter," ujarnya.
Pramono mengatakan akan ada pembebasan lahan di pinggir sungai. Dia mengatakan bangunan yang ada di pinggir sungai akan diubah menjadi jalan inspeksi.
"Pasti akan ada pembebasan lahan. Terutama di bagian yang kemarin kita lihat, yang rumahnya sudah hampir di atas sungai. Kalau memang harus dibebaskan, ya akan kita lakukan," ujarnya.
Pramono mengatakan normalisasi Kali Cakung Lama menjadi solusi jangka menengah mengurangi dampak banjir di Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, hingga Semper Barat. Dia berharap proyek tersebut berjalan lancar.
"Jakarta ini secara tata ruang tidak mungkin bebas genangan sama sekali. Tapi dengan normalisasi ini, dampak banjir yang selama ini terjadi mudah-mudahan bisa tertangani dengan lebih baik," ucapnya.
Tonton juga video "Pramono Cek Pengerukan Kali di Kembangan untuk Antisipasi Banjir"
(bel/haf)









































